PT. Angkasa Pura II Dapat Penghargaan Bisnis Tertinggi di Dunia

PT. Angkasa Pura II Dapat Penghargaan Bisnis Tertinggi di Dunia

Ilustrasi penerbangan di bandara © Josue Isai Ramos Figueroa/Unsplash

  • PT. Angkasa Pura II sukses menyabet tiga penghargaan bisnis tertinggi di dunia.
  • Penghargaan ini didapat berkat inovasi-inovasi yang diterapkan di era modern.
  • Dengan meraih penghargaan ini, PT. AP II membuktikan telah sukses dalam hal transformasi digital dan human capital.

Tiga penghargaan diborong langsung oleh PT. Angkasa Pura (AP) II. Penghargaan ini didapat dari Asia-Pacific Stevie Awards 2019, yang diakui sebagai penghargaan bisnis tertinggi di dunia.

Dilansir dari siaran pers yang diterbitkan PT. AP II, ketiga penghargaan tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama, Gold Stevie Winner – Award for Innovation in Customer Service Management, Planning & Practice. Penghargaan ini berhasil diraih menyusul inovasi AP II menghadirkan iMATE Lounge (i-Millenial Airport Travel Experience Lounge) yang dahulu dikenal dengan nama DiLo (Airport Digital Lounge).

iMATE Lounge pertama kali hadir di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan akan menyusul di terminal lain serta bandara lainnya.

BACA JUGA: Temui Robot Ini di Terminal 3 - Bandara Soekarno-Hatta!

Keberadaan iMATE Lounge merupakan upaya AP II memenuhi kebutuhan perjalanan di era modern. Di lounge itu, traveler dapat menemukan berbagai pelayanan berbasis digital seperti virtual assistant melalui chat bot, co-working space, digital wayfinding, hingga melakukan reservasi perjalanan atau akomodasi.

Di iMATE Lounge, penumpang juga dapat menggunakan fasilitas AirSport untuk bermain game online dengan WiFi berkecepatan tinggi (Wi-Shock) dan kursi khusus gamers. iMATE Lounge juga diperkuat oleh DILO, robot pintar yang memiliki fitur multimedia (musik, video dan dokumen).

Lalu yang kedua adalah Bronze Stevie Winner – Award for The Innovative Use of Technology in Human Resources. Penghargaan ini disabet AP II karena mampu menghadirkan program pelatihan yang simpel dengan memanfaatkan teknologi, disebut dengan Mobile Learning.

Adapun Mobile Learning sendiri dapat diakses melalui aplikasi iPerform yang merupakan apps khusus bagi karyawan AP II.

BACA JUGA: Fitur-Fitur Canggih di Tablet Petugas Bandara Soetta

Kemudian yang ketiga adalah Bronze Stevie Winner – Award for Innovation in Human Resources Management, Planning, & Practice.

Penghargaan ini diterima oleh PT. AP II sehubungan dengan pengimplementasian Organization Ambidextrous, ini terkait dengan organization use case di PT. AP II di mana sejak 2016 telah membangun unit organisasi ProBis (Project Business).

Ada tiga ProBis yg cukup berperan dalam tiga tahun terakhir ini di PT. AP II yakni ProBis Digital Airport, ProBis Airport Digital Business, dan ProBis Tourism Development.

ProBis tersebut untuk memecah “kebuntuan” organisasi existing yang rigid dan yang hanya fokus kepada culture of productivity, sehingga beralih ke unit organisasi yang fleksibel, memiliki kemampuan kapabilitas dinamis (dynamic capability), dan dengan orientasi baru yaitu culture of growth untuk mendukung visi perusahaan menjadi "The Best Smart Connected Airport Operator in The Region".

BACA JUGA: Serba-Serbi Bandara Helikopter Pertama di Indonesia

Direktur Utama PT. AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan tiga penghargaan dari Asia-Pacific Stevie Awards 2019 ini membuktikan bahwa tranformasi digital dan human capital di PT. AP II telah sukses dan berada di jalur yang benar.

“Transformasi yang dilakukan AP II sejak dua tahun lalu berada di jalur yang benar di mana kami berharap hasil transformasi ini dapat membuat bandara-bandara yang dikelola perseroan menjadi kebanggaan kita semua, dan sejajar dengan bandara berkelas dunia lainnya,” ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya.**

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Melawan Kekerasan pada Wanita Lewat Film 27 Steps of May Sebelummnya

Melawan Kekerasan pada Wanita Lewat Film 27 Steps of May

Sudah Pernahkah ke Pantai Nglambor? Selanjutnya

Sudah Pernahkah ke Pantai Nglambor?

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.