Warungjogja.com, Bantu UMKM Yogyakarta Hadapi Kenormalan Baru

Warungjogja.com, Bantu UMKM Yogyakarta Hadapi Kenormalan Baru
info gambar utama

Kawan GNFI, demi menghadapi kondisi kenormalan baru akibat pandemi Covid-19, berbagai upaya telah disiapkan oleh pemerintah maupun masyarakat.

Salah satu pihak yang turut aktif menyumbangkan ide dan gagasannya dalam menghadapi kondisi tersebut adalah Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), Sekolah Vokasi (SV) UGM memfasilitasi pembuatan pasar daring atau online, yang diperuntukan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Yogyakarta.

Pasar daring yang diberi nama Warungjogja.com itu, dibuat guna mendukung anjuran pemerintah dalam menjalankan skema kehidupan normal baru, yaitu meminimalisir adanya kerumunan.

Harapannya, dengan adanya pasar daring ini, masyarakat Yogyakarta tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari walaupun tanpa keluar rumah.

Masyarakat bisa tetap bertransaksi secara online, meskipun tanpa adanya kontak langsung antara penjual dan pembeli, sehingga meminimalisir terjadinya kerumunan yang berpotensi menambah penyebaran virus corona.

Situs Warungjogja.com merupakan platform penyedia informasi keberadaan UMKM penyedia kebutuhan harian yang ada di sekitar Yogyakarta. Melalui penggunaan platform ini, selain memudahkan memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam kondisi kenormalan baru, berarti masyarakat juga telah ikut membantu UMKM di Yogyakarta dan sekitarnya.

Sudah Bisa Diakses

Koordinator kegiatan ini adalah Faiz Zamzami, dosen dari Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) sekaligus dosen di Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI) dan Departemen Layanan dan Informasi Kesehatan (DLIKES) SV UGM.

Ia bersama timnya merancang pembuatan pasar daring yang bisa diakses di www.warungjogja.com. Selain situs resmi, Warungjogja.com juga didukung media sosial Facebook (WarungJogjacom) dan Instagram (@warungjogjacom).

Seluruh layanan yang terdapat dalam Warungjogja.com secara khusus memfasilitasi UMKM di wilayah Yogyakarta yang selama ini belum terinformasikan di berbagai media.

UMKM yang tergabung di kegiatan ini adalah mereka yang menjual bahan-bahan seperti sembako, gas, air mineral, makanan ringan, jajanan pasar, buah, lauk, sayur, daging, ikan, frozen food, multivitamin, dan suplemen herbal.

Pasar daring ini secara resmi dapat diakses oleh masyarakat Yogyakarta sejak Selasa, 2 Juni 2020 lalu. Sementara untuk UMKM yang berminat menginformasikan produknya juga dapat mendaftarkannya melalui kontak admin yang tertera pada laman resmi situs web tersebut.

Tersedianya layanan pasar daring seperti Warungjogja.com ini, diharap mampu memudahkan akses komunikasi di antara pembeli dan penjual.

Lewat kontak personal berbasis aplikasi Whatsapp penjual yang bersangkutan. Masyarakat dapat berinteraksi secara langsung, bahkan melihat berbagai produk yang ditawarkan meski berada di rumah masing-masing.

Harapan Agar UMKM Bisa Tetap Bertahan

Dr. Silvi Nur Oktalina, S. Hut., M. Si., Pelaksana Tugas (Plt.) Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Alumni, dan Hubungan Internasional SV UGM, menyampaikan bahwa program kegiatan pengabdian kepada masyarakat di tahun 2020 ini. Memang banyak diarahkah untuk menanggapi kondisi akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis dalam rangka menghubungkan produsen dan konsumen untuk bertransaksi tanpa harus keluar rumah, sehingga dapat ikut berupaya memutus rantai penyebaran virus corona.

Selain itu, lewat digagasnya Warungjogja.com ini, juga bertujuan untuk membantu UMKM di Yogyakarta memasarkan produk yang dihasilkan, agar roda perekonomian tetap berjalan seperti sebelum terjadinya pandemi.

Dalam laman resmi UGM.ac.id, Silvi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Faiz Zamzami dan timnya yang telah merancang pasar daring ini. Ia mempersilakan kepada seluruh masyarakat Yogyakarta untuk memanfaatkan situs warungjogja.com.

“Kepada seluruh warga Jogja silakan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk bertransaksi sehingga dapat ikut memotong penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Srie Nurkyatsiwi, sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan SV UGM.

SiBakul Jogja
info gambar

Ia berharap Warungjogja.com dapat bersinergi dengan SiBakul. SiBakul adalah sebuah platform yang dibuat oleh Dinas Koperasi DI Yogyakarta untuk mengembangkan sistem dengan pelaku UMKM terkait pengembangannya.

Harapan dari pengembangan dan pembinaan ini, adalah bisa terus berjalannya UMKM dengan tetap menjaga kualitas dan kontinuitas produk yang dijual.

Srie juga berharap, sinergi antara UGM dan Dinas Koperasi DI Yogyakarta ataupun program pemerintah lainnya. Tetap dapat berjalan dengan baik agar bisa menjadi solusi ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi daerah pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Senada dengan Srie, Silvi juga menyampaikan harapannya. “Semoga Allah SWT meridai semua niat baik kita dan menjaga seluruh warga Jogja tetap sehat sehingga selalu dapat berkarya,” pungkasnya.

Nah, Kawan GNFI, berbagai upaya telah disiapkan guna menghadapi kondisi kenormalan baru. Mari kita siapkan pula diri kita agar bisa cepat beradaptasi dengan berbagai kondisi di masa depan. Dengan memanfaatkan berbagai kemajuan teknologi, semoga kita bisa lebih produktif dari kondisi sebelumnya.



Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini