Vespa, Ikon Skuter Antar-Generasi di Indonesia

Vespa, Ikon Skuter Antar-Generasi di Indonesia
info gambar utama

Siapa tak kenal Vespa? Skuter asal Italia yang telah menjadi ikon di penjuru dunia selama lebih dari 75 tahun. Tak bisa dimungki jika Vespa juga menjadi salah satu bagian dari industri otomotif di Indonesia, dan setia hadir menemani para pengendara Indonesia selama beberapa dasawarsa.

Pendek kata, pada generasi apapun, skuter ini nyaris disukai oleh berbagai kalangan, dari usia muda hingga paruh baya.

Sejak tahun 1960, Indonesia menjadi salah satu negara yang disasar jenama asal Italia ini. Sebut saja model Vespa 125/150 Sprint, Vespa Super 150, Vespa PX, Vespa LX 150, Vespa Bajaj, Vespa PK 50S, Vespa Congo--satu-satunya yang diracik di Messerschmitt, Jerman, dan tentunya masih banyak lagi.

Semboyan klasik “Lebih Baik Naik Vespa” bisa jadi masih terngiang di sebagian orang Indonesia. Vespa juga diketahui memiliki sejarah panjang di Indonesia. Dahulu pada tahun 1970-an, Vespa sempat dirakit di Indonesia dan digunakan sebagai kendaraan fungsional.

Bahkan bagi sebagian orang Indonesia, Vespa sudah menyimpan banyak cerita. Salah satunya soal solidaritas antar-pengguna Vespa di jalanan. Tak sedikit cerita soal pemilik Vespa yang ditolong sesama pengendara Vespa ketika mereka mogok di jalan raya, atau sekadar kehabisan bensih. Padahal, mereka tak saling kenal.

Pengemudi Vespa memang dikenal solider dan rajin menyapa para pengguna Vespa lainnya, hingga rela harus berhenti untuk menolong jika ada sesama Vespa yang mogok, atau membunyikan klakson ketika berpapasan.

GESITS, Motor Listrik Karya Anak Bangsa yang Menginvasi Jalan Raya Senegal
pengguna vespa antik
info gambar

Perayaan 75 tahun Vespa di Indonesia

Untuk saat ini, varian Vespa yang beredar di Indonesia pun diklaim menjadi yang terlengkap. Unitnya langsung didatangkan secara CBU dari tempat perakitannya, Vietnam.

Selain memperkaya model sesuai kebutuhan konsumen, jenama Vespa juga tetap melakukan inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman. Senin (28/6/2021), guna memeringati eksistensinya di Indonesia, Piaggio Indonesia (PID) memperkenalkan pembaruan minor model Vespa Primavera 150 dan GTS 300 dengan kelir yang melambangkan usia sepertiga abad brand ini.

Boleh jadi, rahasia eksistensi Vespa untuk tetap ''berjiwa muda'' di usianya yang ke-75 adalah dengan selalu mengantisipasi dan memimpin tren (skuter) secara konsisten. Ini tentu melampaui misi awal skuter Vespa sebagai alat transportasi. Perpaduan tren, seni, musik, serta fesyen, mungkin inilah yang membuat skuter ini berumur panjang di mata penggunanya.

Motor Buatan Indonesia Resmi Jadi Motor Paddock MotoGP 2021

''Setelah 75 tahun mengalami berbagai perubahan besar dan menyaksikan perubahan perilaku dari berbagai generasi selama hampir delapan dekade, kami bangga dapat menyaksikan bagaimana Vespa tetap relevan di dunia sampai saat ini,'' ujar Marco Noto La Diega, Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia, dalam konferensi pers virtual, Senin (28/6).

''...Vespa berevolusi bersama dari generasi ke generasi, menjadi pendamping sempurna yang selalu berjiwa muda, mampu untuk menjejaki dan mengekspresikan tren lifestyle, musik dan pergerakan kultur dengan keunikan dan keasliannya. Heritage, fashion, dan modernity adalah tiga inti dari jiwa Vespa, yang juga menjadi kunci keberhasilan kami untuk tetap menjaga reputasinya yang elegan dan tetap relevan saat ini hingga tahun-tahun ke depan.”

Untuk merayakan pencapaian bersejarah ini, Vespa ''75th Anniversary'' Limited Edition dihadirkan pada varian Vespa Primavera 150 dan Vespa GTS 300 melalui pengembangan teknologi anyar, serta warna kuning metalik “Giallo 75th” yang dibuat khusus oleh Vespa.

Warna ini, sambung Marco, secara khusus diciptakan untuk Vespa ''75th Anniversary'' edisi terbatas sebagai wujud interpretasi kontemporer dari warna fesyen Vogue yang abadi, dan terinspirasi oleh tren fashion di tahun 40-an.

Pendek kata, jenama Vespa juga ingin bilang bahwa warna ini juga melambangkan kekayaan sejarah, semangat inovasi, dan high-fashion.

Mengintip Motor Listrik ''Wayang'' Buatan Tangerang

Selain Vespa ''75th Anniversary'' edisi khusus, Marco juga menjanjikan akan menampilkan berbagai mahakarya Vespa dari periode sebelumnya hingga masa sekarang--di dealer resmi Vespa di Indonesia--untuk menegaskan kembali komitmen perusahaan dalam perkembangan inovasi, budaya, dan gaya hidup dari waktu ke waktu.

''Vespa 75th Anniversary adalah lambang abadi untuk kebebasan, jiwa muda, dan fashion bagi kita semua. Saya yakin kita semua memiliki kenangan tersendiri dengan Vespa. Melalui Vespa 75th Anniversary, kami sangat berharap bahwa berbagai generasi dapat merasakan keajaiban yang dibawa oleh Vespa, di seluruh dunia,” pungkasnya.

Vespa dalam lingkaran kendaraan listrik

vespa elettrica
info gambar

Jika masih ada yang menganggap Vespa itu motor kuno, mungkin boleh tanya pada 'mbah Google' soal Vespa listrik yang dipamerkan di ajang EICMA yang berlangsung di Milan, Italia, pada 2016. Motor berjuluk Vespa Elettrica itu sejatinya menjadi Vespa dengan teknologi listrik pertama di dunia.

Belakangan, kendaraan bertenaga listrik yang diklaim ramah lingkungan memang telah mulai banyak diminati dan diproduksi. Bahkan banyak negara yang mulai memasang target untuk semakin memassalkan penggunaan kendaraan listrik guna mengurangi polusi dan efek rumah kaca yang ditimbulkannya.

Pemerintah Indonesia bahkan sudah memasang target 2,1 juta motor listrik yang bakal meramaikan jalanan Indonesia pada 2025.

Inilah BL-SEV01, Motor Listrik Ciptaan Universitas Budi Luhur

Lain itu, ada juga salah satu inovator muda, yakni Heret Frasthio--Co-Founder Elders Garage--yang menyulap Vespa klasik menjadi kendaraan listrik dengan melakukan modifikasi pada beberapa bagian. Vespa yang terkenal ngebul, ia sulap menjadi hening full.

Adalah varian Vespa Sprint 1967 yang sudah ia gubah, atau dikonversi menjadi motor listrik. Karya Elders Garage, Jakarta, ini juga unjuk kebolehan di ajang pameran otomotif berskala internasioanl, IIMS Hybrid 2021 yang hadir beberapa waktu lalu.

Cerita tentang bagaimana Heret membangun Vespa listrik versinya yang kabarnya dilirik Menteri Koperasi & UMKM Teten Masduki, akan kami tampilkan pada artikel khusus dalam waktu dekat.

Tapi yang pasti, dari paparan di atas jelas terlihat hubungan emosional masyarakat Indonesia dan Vespa, yang hingga saat ini telah mendarah daging.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Mustafa Iman lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Mustafa Iman.

Terima kasih telah membaca sampai di sini