Tidak Hanya Indonesia, 15 Negara Ini Juga Merdeka di Bulan Agustus

Tidak Hanya Indonesia, 15 Negara Ini Juga Merdeka di Bulan Agustus
info gambar utama

Agustus adalah bulan yang istimewa bagi Indonesia. Di bulan ini, beberapa momen penting terjadi, yang puncaknya membawa Indonesia menjadi negara merdeka pada 17 Agustus 1945.

Ternyata, banyak negara di belahan dunia yang menjadikan Agustus sebagai bulan yang istimewa. Negara-negara berikut, sama seperti Indonesia, juga meraih kemerdekaan pada bulan Agustus.

Negara yang merdeka di bulan Agustus | GoodStats
info gambar
Sambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Astra Hadirkan Gerakan Semangat Saling Bantu

1. Bolivia (6 Agustus 1825)

Bolivia adalah salah satu negara yang terletak di Amerika Selatan. Negara ini mendapatkan kemerdekaan pada 6 Agustus 1825. Negara yang terkurung oleh daratan ini mendapatkan kemerdekaannya dari Spanyol setelah dijajah selama berabad-abad.

Gagasan kemerdekaan Bolivia terinspirasi dari Revolusi Perancis (1789) dan Kemerdekaan Amerika Serikat (1776). Perjuangan kemerdekaan berlangsung lebih dari 15 tahun, dari tahun 1809 hingga 1825. Proses ini melibatkan banyak pertempuran dan kematian yang tak terhitung jumlahnya. Nama Bolivia diambil dari pemimpin militer dan politik perjuangan kemerdekaan Amerika Selatan, Simon Bolivar.

2. Jamaika (6 Agustus 1962)

Setelah mengalami pahit getirnya penjajahan dari Spanyol (1509) dan Inggris (1655), Jamaika akhirnya bisa merdeka pada 6 Agustus 1962. Kemerdekaan Jamaika didapatkan setelah dilangsungkan pemilihan umum yang dimenangkan oleh Partai Buruh Jamaika. Pada 19 Juli 1962, Parlemen Inggris mengesahkan Undang-Undang Kemerdekaan Jamaika, UU ini memberikan kemerdekaan Jamaika Sejak 6 Agustus 1962 dengan menempatkan Sang Ratu sebagai Kepala Negara.

3. Singapura (9 Agustus 1965)

Negara berikutnya adalah Singapura, negeri yang amat makmur ini dulunya merupakan koloni Inggris dan sekarang menjadi anggota Persemakmuran. Singapura pertama kali bergabung dengan Federasi Malaysia pada pembentukannya pada tahun 1963. Namun, pada 9 Agustus 1965 memisahkan diri dengan Malaysia dan menjadi negara merdeka. Kemerdekaan Singapura selalu diperingati setiap tahunnya dengan berbagai kegiatan, seperti parade nasional, pidato perdana menteri, dan festival kembang api.

4. Ekuador (10 Agustus 1830)

Ekuador, negeri di pesisir barat Amerika Latin ini sudah sejak lama identik dengan campur tangan Spanyol. 10 Agustus 1830 dikenal sebagai ‘El Primer Grito de Independence’ atau hari kemerdekaan Ekuador. Meskipun dalam sejarahnya 24 Mei 1822 dirayakan sebagai hari kemerdekaan pertama Ekuador terhadap Spanyol.

5. Pakistan (14 Agustus 1947)

Kemerdekaan Pakistan adalah akibat dari pemisahan dua negara bekas jajahan Inggris, menjadi Pakistan dan India. Pemisahan dua negara ini menyusul dari rencana Inggris memberikan kemerdekaan kepada wilayah jajahannya. Kemudian, terjadi perselisihan antara kelompok Islam dan Hindu tentang konsep dan falsafah negara.

Perundingan demi perundingan telah berlangsung namun tetap tidak mendapatkan titik temu. Pakistan berdiri sebagai wilayah dengan penduduk mayoritas Islam, sedangkan India berdiri sebagai negara dengan penduduk mayoritas Hindu.

6. India (15 Agustus 1947)

Satu hari setelah deklarasi kemerdekaan Pakistan, India turut mendeklarasikan kemerdekaannya. Awalnya, para pejuang kemerdekaan menginginkan persatuan India Raya yang mencakup wilayah India, Pakistan dan Bangladesh saat ini.

Namun, konflik diametral yang meliputi perjalanan wilayah ini menjadi salah satu alasan sulitnya ide tersebut diwujudkan. Pada akhirnya, India berdiri sebagai negara tersendiri dengan sistem dan tatanan bernegara terpisah dengan Pakistan.

7. Bahrain (15 Agustus 1971)

Negara selanjutnya adalah Bahrain. Negara yang pernah merasakan pemerintahan kolonial Inggris ini mendeklarasikan kemerdekaannya pada 15 Agustus 1971. Kemerdekaan ini beda dua dekade dari India

Setelah merdeka, Bahrain meminta PBB untuk melakukan survei penduduk. Setelah itu barulah Inggris mengumumkan penarikan pasukan timur Suez pada awal 1960-an.

8. Korea Selatan (15 Agustus 1945)

Hari kemerdekaan Korea Selatan adalah 15 Agustus 1945. Saat itu, Jepang menyatakan menyerah tanpa bersamaan dengan kekalahan Jepang pada detik-detik terakhir Perang Dunia II. Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II ini menjadi momen berarti bagi Korea Selatan, karena kemerdekaan yang sudah lama diidamkan oleh rakyat Korea Selatan akhirnya datang.

Namun demikian, Amerika Serikat ingin terlibat dengan melakukan serangkaian intervensi politik kemerdekaan Korea Selatan agar dapat tunduk di bawah kendali Amerika Serikat.

9. Korea Utara (15 Agustus 1945)

Sama halnya dengan Korea Selatan, Korea Utara juga merdeka pada 15 Agustus 1945. Di Korea Utara, hari Kemerdekaan dikenal dengan nama Chugokhaebangul nal atau Hari Pembebasan Tanah Air. Nama ini diberikan karena pada hari itu juga Perang Dunia II berakhir. Korea Utara merdeka dari penjajahan Jepang dengan bantuan dari sekutu yang ikut berperang.

10. Republik Congo (15 Agustus 1960)

Republik Kongo merdeka pada 15 Agustus 1960, setelah mendapatkan kemerdekaan penuh dari Prancis. Presiden pertama adalah Youlou, yang dalam pemerintahannya mendapatkan perlawanan baik dari lawan partai politik hingga elemen buruh. Kemudian, Militer Kongo mengambil alih kendali negara dan memberlakukan pemerintahan sipil sementara di bawah Alphonse Massamba-Débat.

11. Gabon (17 Agustus 1960)

Gabon meraih kemerdekaan 15 tahun setelah Indonesia atau tepatnya pada 17 Agustus 1960. Negara ini merdeka dari belenggu kolonialisme Prancis. Kala itu Nama Gabon memang terdengar asing, namun Gabon masuk dalam peta perjuangan negara-negara Asia Afrika dalam usaha untuk menghapus kolonialisme bangsa barat.

12. Afghanistan (19 Agustus 1919)

Afghanistan melangsungkan hari kemerdekaan pada 19 Agustus setiap tahunnya, sekaligus sebagai hari libur nasional. Hari kemerdekaan pada 19 Agustus 1919 adalah hari di mana Afghanistan membuat kesepakatan perjanjian Anglo-Afghanistan yang berisi pelepasan status negara yang dilindungi. Salah satu isi dalam perjanjian ini adalah hubungan netral antara Inggris dan Afghanistan sehingga Afghanistan memiliki kebebasan terhadap tata kelola domestiknya.

13. Moldova (27 Agustus 1991)

Kemerdekaan Moldova dideklarasikan pada 27 Agustus 1991, yang sebelumnya menjadi bagian dari Uni Soviet. Meskipun, kemerdekaan negara ini baru secara resmi diakui pada 2 Maret 1992, yaitu ketika Moldova menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal ini mengingat bahwa Moldova baru merdeka sepenuhnya dari Uni Soviet pada Desember 1991, sebelum kemudian memutuskan untuk bergabung dengan PBB.

14. Kyrgyzstan (31 Agustus 1991)

Kyrgystan merdeka pada 31 Agustus 1991, yaitu setelah Dewan Tertinggi Republik Kyrgyzstan menetapkan undang-undang tentang deklarasi kemerdekaan Republik Kyrgyzstan. Dengan penetapan undang-undang ini, Kyrgyzstan menjadi sebuah negara yang merdeka dari Uni Soviet. Pada masa-masa awal kemerdekaannya, negara ini telah mengalami dua kali revolusi, yang salah satu isinya menempatkan dua presiden pertamanya di pengasingan Rusia dan Belarusia.

15. Malaysia (31 Agustus 1957)

Terakhir, negara yang memperoleh kemerdekaan di Bulan Agustus lainnya adalah Malaysia. Negara ini baru mendapatkan kemerdekaan dari Inggris pada 31 Agustus 1957. Pada tanggal ini, Malaysia menyebutnya dengan istilah Hari Merdeka atau Hari Kebangsaan, sebagai hari resmi Malaysia.

Rekomendasi Film Perjuangan untuk Merayakan 76 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

Terima kasih telah membaca sampai di sini