Daftar Gunung di Indonesia dengan Jalur Mudah dan Cocok untuk Pendaki Pemula

Daftar Gunung di Indonesia dengan Jalur Mudah dan Cocok untuk Pendaki Pemula
info gambar utama

Mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan menyenangkan yang banyak disukai orang Indonesia. Selain sebagai alternatif destinasi liburan, banyak pendaki juga mencari ketenangan dan menikmati alam dari kawasan pegunungan.

Mengingat jumlah gunung di Indonesia sangat banyak, maka kegiatan mendaki ini tentu dapat dilakukan siapa saja. Namun, bagi yang belum pernah melakukannya, mendaki gunung agaknya terkesan ekstrem dan butuh tenaga serta persiapan yang matang.

Padahal, bila mencari informasinya lebih banyak, banyak juga gunung-gunung di Indonesia yang punya jalur pendakian cukup mudah dan ramah bagi pemula.

Berikut ini daftar lima gunung di Indonesia yang bisa jadi pilihan untuk pendaki pemula:

Gunung Andong

Pernah dengar nama Gunung Andong? Lokasinya ada di perbatasan antara Semarang, Salatiga, dan Magelang. Secara administrasi, Gunung Andong berada di Dusun Sawit, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Gunung Andong memiliki ketinggian sekitar 1.726 mdpl yang ramah bagi pendaki pemula. Di sana terdapat Hutan Wisata Mangli untuk melihat berbagai macam tanaman, seperti pohon pinus, cengkeh, bambu petus, bambu apus, bambu legi, hingga sayuran semacam kubis, wortel, kacang panjang, terung, dan cabai.

Panduan dan Pantangan Mendaki Gunung Bagi Pemula

Gunung Prau

Gunung Prau berada di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, dengan ketinggian 2.590 mdpl. Sepanjang pendakian, pengunjung akan melewati bukit-bukit kecil dan sabana sampai akhirnya menemukan padang rumput luas di puncaknya.

Prau sendiri merupakan puncak tertinggi Dieng, tetapi di sekitarnya ada beberapa puncak yang lebih rendah, misalnya Gunung Sipandu, Gunung Pangamun-amun, dan Gunung Juranggrawah.

Dari puncak, Anda bisa melihat pemandangan Bukit Teletubbies serta gunung-gunung di sekitarnya seperti Gunung Sumbing, Sindoro, Merapi, Merbabu, dan Slamet. Pendaki juga dapat menikmati indahnya pemandangan Telaga Warna Dieng dari ketinggian.

Bertualang ke Pantai dan Gunung di Pulau Lingga Kepulauan Riau

Gunung Batur

Bagi yang berada di dekat Bali, cobalah mendaki Gunung Batur yang memiliki ketinggian 1.717 mdpl. Gunung Batur terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Salah satu daya tariknya berupa kaldera dengan ukuran 13,8x10 kilometer, yang menjadi salah satu kaldera terbesar di dunia.

Kaldera merupakan fitur vulkanik yang terbentuk dari jatuhnya tanah setelah letusan vulkanik. Salah satu yang paling terkenal di Indonesia adalah Danau Toba yang berawal dari letusan gunung purba. Sedangkan kaldera Gunung Batur ini diperkirakan terbentuk karena terjadinya dua letusan besar pada tahun 1804 dan 1821.

Karena memang termasuk gunung berapi aktif, Gunung Batur tercatat pernah 26 kali meletus sejak tahun 1804. Letusan terdahsyatnya adalah pada tahun 1926 dan terjadi selama sebulan lebih. Pada tahun 1998, Gunung Batur kembali meletus dan melahirkan kawah baru yang dikenal dengan Kawah 98.

Selain kaldera, daya tarik lainnya adalah Danau Batur yang berada di ketinggian 1.050 mdpl dengan luas 16 km persegi, serta kawasan Trunyan, sebuah desa dengan tradisi pemakaman unik.

Di Trunyan, tak seperti ngaben yang merupakan tradisi pemakaman yang terkenal di Bali, melainkan mayat-mayat di sana sengaja dibiarkan di permukaan tanah dan dibiarkan terbuka. Jika ngaben biasa disebut “kubur api” maka di Trunyan mereka melakukan fenomena yang disebut mepasah atau “kubur angin”.

Misteri Kuncen Berkepala Anjing di Gunung Sanggabuana

Gunung Papandayan

Di Jawa Barat, pendaki pemula bisa coba mulai dengan Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Gunung ini memiliki ketinggian 2.665 mdpl dan berada di antara Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk.

Ada beberapa daya tarik wisata yang bisa ditemukan di kawasan Gunung Papandayan, yaitu Kawah Papandayan, Blok Pondok Saladah, dan hamparan padang edelweis. Walau tak sampai puncak pun, pengunjung bisa tetap menikmati pemandangan edelweis di sekitaran Pondok Saladah dan Hutan Mati.

Letusan Gunung Krakatau, Kiamat Kecil dari Ujung Selat Sunda

Gunung Sibayak

Gunung Sibayak terletak di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, sekitar 50 kilometer barat daya Kota Medan. Orang Karo menyebut gunung ini sebagai "Gunung Raja" dan berada di ketinggian 2.094 mdpl yang menjadi bagian dari Taman Hutan Raya Bukit Barisan.

Puncak tertingginya dikenal dengan nama takal kuda, yang berarti kepala kuda. Pemandangan dari puncaknya berupa Gunung Sinabung dan Kota Berastagi dari ketinggian. Pendakian untuk sampai ke puncaknya pun tak perlu waktu lama, sekitar tiga jam.

Gunung Sibayak merupakan salah satu gunung berapi aktif dengan kawah belerang berbatu cadas seluas 40 ribu meter. Kawah tersebut memiliki kandungan solfatara tinggi sehingga uap belerangnya dapat menyemburkan hawa panas terus-menerus. Menariknya, area kawah dikelilingi batuan lava andesit yang membuat pemandangannya jadi tampak eksotis.

Di sana pun terdapat Pemandian Lau Sidebuk-debuk yang sumber air panasnya muncul dari retakan aliran lava. Banyak yang berendam di sana dan percaya bahwa air panasnya bisa menyembuhkan penyakit kulit hingga pegal-pegal.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

DA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini