Benarkah Sistem Mnemonik Bisa Tingkatkan Daya Ingat?

Benarkah Sistem Mnemonik Bisa Tingkatkan Daya Ingat?
info gambar utama

Penulis: Nur Annisa Kusumawardani

Gabung ke Telegram Kawan GNFI, follow Instagram @kawangnfi dan Twitter @kawangnfi untuk dapat update terbaru seputar Kawan GNFI.

Mengingat suatu informasi mungkin adalah kegiatan yang mudah bagi sebagian orang. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa sebagian lainnya merasa kesulitan untuk melakukan aktivitas berikut.

Proses menyerap, memahami, lalu menyimpan informasi untuk kemudian di-recalll di kemudian hari berkaitan dengan teknik mengingat. Tidak ada cara khusus untuk melakukan teknik ini, kebanyakan dari kita akan melakukannya tanpa sadar.

Namun, terdapat beberapa informasi rumit yang sulit namun penting untuk diingat, khususnya bagi pelajar atau mahasiswa. Seperti nama dan resep obat, tokoh-tokoh dalam sejarah, hingga alur proses sains tertentu. Maka dari itu, berbagai macam sistem “mengingat” diciptakan untuk membantu kita, salah satunya ialah mnemonik.

Kampung Bondowoso: Kampungnya Para Youtuber

Apa arti sistem mnemonik?

Mnemonik diambil dari bahasa Yunani “mnemosyne” yang berarti Dewi Memori. Dilansir dari Guru Sukses, mnemonik merupakan teknik untuk memudahkan mengingat sesuatu. Sistem ini menekankan pada berbagai cara untuk memudahkan Kawan dalam mengingat, seperti melalui singkatan, pengandaian dengan benda, atau mengingat sesuatu berdasarkan hubungan suatu hal dengan hal lainnya (linking).

Sehingga, dapat dikatakan bahwa mnemonik ialah teknik yang digunakan untuk memudahkan kita dalam mengingat sesuatu. Caranya, dengan membuat rumusan atau ungkapan, menghubungkan kata dan ide, hingga menyusun narasi cerita dari informasi yang didapat.

Salah satu contoh terkenal yang secara umum digunakan ialah sebutan “mejikuhibiniu” untuk melafalkan warna-warna pelangi merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Tanpa adanya singkatan tersebut, mungkin tidak akan banyak orang yang dapat menyebutkan nama sekaligus urutan warna di pelangi secara benar dan mudah.

Terdapat tiga prinsip dasar ketika menggunakan mnemonik, yaitu imajinasi/khayalan, asosiasi, dan lokasi. Melalui perpaduan ketiganya, Kawan dapat membangun sistem mnemonik yang mudah diingat sekaligus kuat menempel di memori.

Tawamangu Terpilih jadi Destinasi Wisata Herbal dan Kesehatan

Berbagai macam teknik mnemonic

Ilustrasi | softwareequity.com
info gambar

1. Menciptakan akronim

Teknik akronim ini ialah salah satu yang paling mudah dan sering digunakan. Caranya dengan menggunakan singkatan kata atau kalimat untuk merangkumatau mewakili informasi yang ingin diingat. Contohnya akronim mejikuhibiniu untuk menjelaskan warna-warna pada pelangi.

2. Teknik akrostik

Mirip dengan akronim, teknik ini mengharuskan Kawan untuk berusaha mengingat sesuatu dengan cara membuat kalimat baru. Contohnya akrostik “merah vespa baru” untuk membantu mengingat nama planet di tata surya, yaitu matahari, merkurius, venus, dan bumi.

3. Memanfaatkan ritme dan lirik lagu

Metode ini juga pasti tidak asing di telinga Kawan, khususnya ketika masih duduk di bangku TK atau SD. Saat itu, berbagai lagu diciptakan untuk mempermudah Kawan dalam mengingat informasi.

Kini, meskipun Kawan telah menjadi mahasiswa atau sudah lulus kuliah. Kawan tetap dapat mengaplikasikan teknik ini dengan merangkai informasi sesuai nada suatu lagu lalu menyanyikannya.

Waspada! Ini Ciri FOBO Ketika Sulit Atasi Keputusan dan Komitmen

4. Metode loci

Metode Loci (memory Palace) | Project Progeny Evolution
info gambar

Metode ini cukup banyak diteliti di berbagai badan riset dan perguruan tinggi. Hasilnya, metode loci cukup efektif dalam membantu mempermudah seseorang mengingat sesuatu.

Cara menerapkan metode ini adalah dengan membayangkan suatu rumah dengan ruang-ruang tertentu beserta perabotannya. Ketika Kawan membayangkan diri masuk dalam ruangan tersebut, Kawan dapat mengasosiasikan benda tertentu sebagai satu chunk informasi.

Misalnya, ketika menghafalkan nama-nama hari dalam bahasa Inggris, kita membayangkan memasuki ruang tamu, lalu menjangkau benda-benda seperti laci sebagai Monday, lampu sebagai Tuesday, kursi sebagai Wednesday, dan seterusnya.

5. Chunking

Chunking ialah teknik membagi informasi rumit menjadi potongan-potongan kecil (chunk) yang mempermudah kinerja otak. Salah satu pemanfaatannya ialah dalam menghafal nomor seluler.

Dengan nomor seluler 567953231 misalnya, Kawan dapat membaginya menjadi 567-953-231 untuk mempermudah menyimpan informasi dalam otak.

Sistem mnemonik memiliki banyak benefit yang dapat diambil, antara lain memudahkan kita dalam mengingat informasi, mempermudah proses belajar, menghindarkan diri dari stres berlebih, dan membangkitkan motivasi dengan cara-cara seru yang dapat kita coba sendiri. Silakan mencoba teknik ini, ya, Kawan.*

Referensi: Guru Sukses | Very Well Health

View this post on Instagram

A post shared by GoodSide (@goodsideid)

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.

Terima kasih telah membaca sampai di sini