Kinerja Apik Ekspor Indonesia di Akhir Tahun 2021

Kinerja Apik Ekspor Indonesia di Akhir Tahun 2021
info gambar utama

Walaupun masih dilanda situasi pandemi Covid-19, Indonesia justru berhasil mencatatkan rekor kenaikan nilai ekspor yang signifikan pada bulan November 2021 kemarin. Hal ini merupakan pertanda yang baik bagi pemulihan ekonomi Indonesia secara nasional.

Setelah sebelumnya tahun 2020 Indonesia berjuang keras untuk mempertahankan kestabilan ekonomi negara di tengah peliknya Covid-19, pada tahun 2021 ekonomi Indonesia mulai pulih secara perlahan.

Meskipun sempat digempur oleh gelombang kedua kasus Covid-19 akibat penyebaran virus varian Delta yang agresif pada kuartal II tahun 2021, Indonesia mampu dengan cepat membalikkan keadaan hingga akhir tahun 2021 kemarin.

Komoditas dan Produk Indonesia yang Paling Banyak di Ekspor Sepanjang 2020

Nilai ekspor Indonesia per bulan tembus 20 miliar dolar AS

Data terkini yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan raihan nilai ekspor pada akhir tahun 2021 tepatnya bulan November (Desember belum rilis) mencapai puncak tertinggi yakni sebesar 22,84 miliar dolar AS. Sejak bulan Agustus 2021, Indonesia berhasil mencatatkan nilai ekspor per bulan di atas 20 miliar dolar AS.

2020 dan 2021
info gambar

Nilai tekspor Indonesia sepanjang Januari hingga November 2021 menurut catatan BPS mencapai 209,16 miliar dolar AS. Nilai ekspor sepanjang tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 42,62 persen year on year (yoy) dibandingkan catatan nilai ekspor bulan Januari hingga November 2020 dengan nominal sebesar 146,65 miliar dolar AS.

Menilik catatan terakhir data month to month (M-to-M), nilai ekspor Indonesia berhasil naik 3,69 persen dari bulan Oktober ke bulan November 2021. Sementara bila meninjau data terakhir yoy, nilai ekspor Indonesia pada bulan November 2020 dibandingkan dengan November 2021 mengalami kenaikan mencapai 49,70 persen.

Gastrodiplomasi Menjadi Jalur untuk Meningkatkan Ekspor Rempah dan Kuliner Nusantara

Sektor industri sumbang nominal terbesar

Bila ditinjau dari segi sektor, ekspor nonmigas menyumbang 94,17 persen dan ekspor migas menyumbang 5,83 persen total ekspor pada bulan November 2021.

Ekspor nonmigas dibagi kembali menjadi 3 sektor. Pertama, sektor industri memimpin dengan persentase 71,19 persen. Kemudian, sektor pertambangan berada di posisi kedua dengan 21,11 persen. Terakhir sektor pertanian menyumbang 1,87 persen total ekspor Indonesia dan berada di posisi terakhir setelah sektor migas.

november 2021
info gambar

Sektor industri menyumbang nilai ekspor terbesar Indonesia dengan total sebesar 16,26 miliar dolar AS. Nilai ekspor yang dicapai naik 1,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya serta meningkat 34,44 persen dibandingkan bulan November 2020.

Beragam komoditas ekspor Indonesia dari sektor industri di antaranya ialah suku cadang mesin, kendaraan, bubur kayu, bubur kertas, perangkat elektronik, perangkat mekanik, dan sebagainya.

Selanjutnya, sektor pertambangan memiliki nilai ekspor sebesar 4,82 miliar dolar AS, naik 6,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Meskipun tidak menyumbang nominal terbesar, persentase kenaikan nilai ekspor di sektor pertambangan justru terbesar di antara sektor komoditas lainnya bila ditinjau dari data tahunan. Sektor pertambangan mengalami kenaikan sebesar 146,91 persen dibanding capaian tahun lalu.

Komoditas ekspor di sektor pertambangan terdiri dari bahan bakar mineral (batu bara), belerang, kapur, emas, perak, timah hitam, mangan, nikel, bauksit, aluminium kalsium, seng, timah, wolfram, kobalt, dan tembaga.

Beralih ke sektor migas, nilai ekspor migas naik sebesar 29,95 persen menjadi 1,33 miliar dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara untuk perubahan tahunan, sektor migas naik sebesar 74,80 persen.

Adapun komoditas ekspor Indonesia di sektor migas berupa minyak bumi, gas alam, serta coaled methane (CBM) atau gas metana alam dengan sedikit kandungan hidrokarbon.

Sektor pertanian mencatatkan nilai ekspor paling kecil sebesar 0,43 miliar dolar AS. Nominal ini mengalami kenaikan 4,18 persen dibanding bulan sebelumnya. Namun sebaliknya bila dibandingkan menurut perubahan tahunan, nilai ekspor sektor ini justru mengalami penurunan hingga 4,83 persen.

Komoditas ekspor yang umumnya menjadi unggulan di sektor pertanian di antaranya ialah karet, kelapa sawit, kakao, dan kopi. Selain itu Indonesia juga mengekspor biji-bijian, sayur-sayuran, ikan tuna, dan masih banyak lagi.

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Meningkat, Ini Merek Paling Laris di Luar Negeri

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Diva Angelia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Diva Angelia.

DA
IA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini