Ungguli Bohemian Rhapsody, “Hati-Hati di Jalan” Tulus Tembus Billboard Global 200

Ungguli Bohemian Rhapsody, “Hati-Hati di Jalan” Tulus Tembus Billboard Global 200
info gambar utama

Hati-Hati di Jalan, lagu karya salah satu musisi muda tersohor di tanah air yakni Tulus kembali menorehkan prestasi. Bahkan bisa dibilang, jika prestasi kali ini menjadi sejarah baru bagi industri musik tanah air.

Setelah berhasil menjadi satu-satunya lagu berbahasa Indonesia yang masuk daftar Top 50 Spotify Global, selang seminggu sejak perilisannya pada tanggal (3/3/2022), kali ini jelang menutup akhir bulan lagu tersebut berhasil masuk ke pemeringkatan tangga lagu yang lebih presitisius dalam skala global, yakni Billboard.

Masuk sebagai kategori new entry, salah satu single dalam album ke-10 Tulus bertajuk Manusia tersebut bertengger di peringkat ke-123 untuk pemeringkatan di minggu ini. Lewat pengumuman di akun resmi, ucapan terima kasih sekaligus pujian tak henti diucapkan untuk sosok penyanyi berusia 34 tahun tersebut.

“Terima kasih untuk semua teman-teman yang mendengarkan. Kita yang berbangga.” tulis @tuluscompanyindonesia.

Sebelumnya selain Billboard dan Spotify, lagu yang sama juga meraih pencapaian serupa di beberapa platform konten dan musik seperti TikTok, iTunes, dan YouTube Music.

Bicara Industri Musik Nasional Masa Kini, Puji Adi: Anak Muda dan Musisi Sekarang Hebat

Ungguli lagu milik Queen hingga Pharrell Williams

Lagu Tulus di tanggal lagu Billboard Global 200
info gambar

Yang menarik perhatian, posisi ke-123 yang diduduki oleh lagu Hati-Hati di Jalan untuk sementara rupanya berhasil mengungguli lagu fenomenal yang masih banyak digemari hingga saat ini, yaitu Bohemian Rhapsody milik band legendaris dunia Queen yang berada di peringkat ke-126.

Sementara itu jika disandingkan dengan pencapaian musisi dunia lainnya, Tulus juga berhasil mencatatkan keunggulan saat memperoleh kesempatan sejenis saat debut di tangga lagu tersebut. Misalnya saja, salah satu boygroup asal Korea Selatan yakni BTS tercatat pernah melakukan debut serupa di Billboard Global 200, yang waktu itu memulai posisi di peringkat ke-132 lewat lagu Permission to Dance.

Lain itu, debut Tulus juga berhasil mengungguli musisi dunia asal Negeri Paman Sam lain yang tak kalah populer, di antaranya Deja Vu milik penyanyi wanita Olivia Rodrigo yang debut di tangga lagu tersebut melalui posisi 139. Ada juga Daft Punk dan Pharrell Williams yang debut lewat lagu Get Lucky di peringkat ke-158.

Deretan Konser Musik yang Diselenggarakan Offline Sepanjang Tahun 2022

Album yang gambarkan interaksi antar manusia

Bukan musisi yang asing di telinga penikmat musik tanah air, sejak pertama kali debut Tulus memang dikenal akan keberhasilannya menghasilan karya-karya yang selalu mewakili gambaran kehidupan sebagian besar generasi muda di Indonesia.

Secara total sudah merilis sebanyak lima album sejak debut perdana di tahun 2011, album Manusia kali ini disinyalir sekaligus menjadi bentuk perayaan dalam menandai tahun ke-10 Tulus berkarier di industri musik tanah air.

Mengutip Suara.com, disebutkan jika 10 lagu dalam album yang melambangkan 10 tahun dirinya berkarier sebagai penyanyi itu digarap selama masa pandemi.

Sementara itu ketika ditanya mengenai penamaan Manusia, penyanyi kelahiran Bukittingi, Sumatra Barat tersebut mengaku jika hal tersebut lantaran semua inspirasi yang datang berasal dari interaksi antar manusia yang terjadi, termasuk yang ia alami sendiri.

Menurutnya, ke-10 lagu yang ada di dalam album tersebut diharapkan dapat mewakili segala macam perasaan yang kerap dialami setiap orang.

“Manusia itu punya perasaan naik turun, ada bahagianya, ada sedihnya, ada segala macam perasaan dan itu manusiawi. Semoga 10 lagu di album manusia ini bisa ngasih perasaan yang indah untuk semua manusia lainnya,” jelas Tulus.

Eksis Jadi Musisi dari Masa ke Masa, Thomas Ramdhan: Musik Itu Menyemangati Hidup

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini