Deretan Kota Ramah Sepeda yang Ada di Indonesia

Deretan Kota Ramah Sepeda yang Ada di Indonesia
info gambar utama

Belum terlalu banyak yang tahu jika setiap tanggal 3 Juni sejatinya diperingati sebagai Hari Sepeda Dunia atau World Bicycle Day. Bukan tanpa alasan, mengingat peringatan ini sendiri memang baru ditetapkan oleh PBB sejak 5 tahun lalu, atau tepatnya mulai tahun 2018.

Sedikit membahas soal latar belakangnya, penetapan Hari Sepeda muncul sebagai bentuk dukungan dalam melancarkan gerakan besar-besaran dalam hal mobilitas yang berkelanjutan. Karena sudah bukan lagi menjadi hal baru yang diketahui, jika bersepeda memberikan dampak positif berkelanjutan untuk dua arah sekaligus, yakni lingkungan dan kesehatan.

Di kota besar-besar sejumlah negara, bersepeda telah menjadi alternatif pilihan bagi banyak orang dalam melakukan mobilitas sehari-hari, mulai dari bermain, sekolah, hingga bekerja.

Sementara itu di Indonesia, tak dimungkiri jika aktivitas ini masih sebatas menjadi bentuk olahraga biasa. Yang menarik, seperti yang banyak diketahui bahwa pada kisaran 1-2 tahun kemarin tepatnya saat pandemi, aktivitas bersepeda di Indonesia khususnya di kawasan kota-kota besar sempat mengalami peningkatan.

Meski sesaat, kondisi tersebut sampai meningkatkan angka penjualan sepeda di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Budi Setiadi, selaku Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, dalam acara Pekan Sepeda Nasional 2020.

“Permintaan sepeda di Indonesia meningkat hingga 1.000 persen” ujarnya, mengutip Liputan6.com.

Sementara itu untuk saat ini terlihat jika baik penjualan sepeda atau antusias masyarakat untuk melakukan aktivitas tersebut kembali menurun. Di lain sisi bagi beberapa kalangan yang memang sudah lama menekuni jenis olahraga satu ini, tak dimungkiri cukup diuntungkan karena adanya peningkatan fasilitas.

Pasalnya saat aktivitas bersepeda sedang sangat digandrungi di tengah pandemi, pemerintah kota di setiap wilayah terlihat gencar membangun akses dan fasilitas yang mendukung dan ramah sepeda. Kini meski peminatnya sudah menurun, namun fasilitas tersebut masih sangat bermanfaat dan banyak digunakan terutama di waktu akhir pekan.

Dari Gorontalo ke Makkah, 3 Warga Indonesia Bersepeda untuk Menunaikan Haji

Kota ramah sepeda di Indonesia

Hingga saat ini, nyatanya ada beberapa kota di Indonesia yang dikenal sekaligus dinobatkan sebagai kota ramah sepeda.

Penobatan tersebut dilakukan oleh Bike to Work (B2W), yakni organisasi atau komunitas yang digagas oleh para pencinta aktivitas sepeda, dengan tujuan untuk mengkampanyekan gerakan hidup sehat dan mengurangi kemacetan di kota-kota besar.

Mengutip Greeners, dalam penilaiannya B2W memperhitungkan beberapa aspek yang membuat suatu kota layak dinobatkan sebagai kota ramah sepeda. Beberapa di antaranya kota dengan pembangunan yang mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pesepeda.

Apa saja kota yang saat ini masuk dalam kategori ramah untuk pesepeda? Berikut di antaranya:

Jakarta

Kota yang satu ini sebenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Sebelum ada pandemi, Jakarta sebenarnya sudah memiliki sejumlah jalur sepeda meski praktiknya kerap dimanfaatkan oleh jenis kendaraan yang tidak seharusnya.

Kala aktivitas bersepeda menjadi tren saat pandemi, baru pembangunan jalur dan akses sepeda kembali dilakukan secara total. Kala itu, Gubernur Anies Baswedan bahkan mulai menjalankan target membangun jalur sepeda dengan lebih memadai.

Terakhir di sebutkan jika secara keseluruhan, Pemkot Jakarta memiliki target untuk membangun sepanjang 500 kilometer jalur sepeda.

“Nanti diharapkan dapat 500 kilometer jalur sepeda di Jakarta. Tahun ini 250 kilometer dulu, sempat terhenti karena kemarin pandemi tapi kami berharap itu (500) kilometer tuntas.” ujarnya, mengutip Antara.

Dari B2W sendiri, Jakarta dinobatkan sebagai kota ramah sepeda untuk kategori kota metropolitan.

Rekomendasi Tempat Aman dan Aturan Bersepeda di Perkotaan yang Wajib Diketahui

Yogyakarta

Di kategori lain yakni Kota Besar, Yogyakarta menjadi kota berikutnya yang dinobatkan ramah sepeda. Menariknya berbeda dari Jakarta yang jalurnya dilengkapi dengan lanskap gedung-gedung pencakar langit, Yogyakarta justru memiliki ciri khasnya sendiri karena banyak mengarah ke area persawahan dan pegunungan yang hijau.

Salah satu rute bersepeda yang banyak dikenal di Yogyakarta adalah Geblek Pari di Nanggulan, Kulonprogo. Rute ini terkenal karena pemandangan hamparan sawah yang menjadi favorit para pesepeda.

Selain Geblek Pari, di pusat kota wilayah ramah sepeda juga bisa ditemui di alun-alun Yogyakarta hingga kawasan Malioboro. Pemerintah daerah bahkan sejak lama disebut sudah mengakomodasi ekosistem bersepeda di Yogyakarta sebelum tren aktivitas ini meledak.

Batam

Batam jadi kota berikutnya di kategori kota besar yang dinobatkan sebagai kota ramah sepeda oleh B2W. Salah satu jalur sepeda di Batam yang disorot baru-baru ini adalah jalur yang berada di Bundaran Madani hingga Jembatan Bengkong Sadai, yang memiliki lebar sekitar 2 meter.

Lain itu, Muhammad Rudi selaku Wali Kota Batam juga menyebut jalur sepeda lain yang dimiliki Kota Batam sewaktu menerima penghargaan dari B2W di Jakarta pada akhir tahun 2021 lalu.

“Saat ini yang sudah dibangun, seperti di Batamcentre dan Sekupang,” ujarnya.

Lebih lanjut menurutnya, Batam akan terus melakukan pembangunan infrastruktur, salah satunya jalur yang aman dan nyaman bagi pesepeda, di waktu yang akan datang.

Bogor

Bersama Yogyakarta dan Batam, Bogor juga menjadi kota yang menempati 3 posisi teratas dalam kategori kota besar ramah sepeda. Salah satu jalur yang terkenal di kota ini adalah jalur sepeda yang mengitari kawasan Kebun Raya Bogor (KRB).

Saat ini sendiri Bogor diketahui memiliki jalur sepeda sepanjang 25,8 kilometer. Bukan hanya dilengkapi udara yang sejuk, nyatanya selain bersepeda di luar masyarakat juga banyak yang melanjutkan aktivitas bersepeda di dalam kebun raya.

Yang menarik, biasanya Bogor bahkan menjadi destinasi pesepeda yang hendak gowes dari Jakarta. Selain KRB, tak jarang destinasi lain yang biasanya dituju oleh para pesepeda adalah menanjak ke kawasan puncak.

Masih ada beberapa kota lain di Indonesia yang juga dinobatkan sebagai kota ramah sepeda oleh B2W di kategori yang berbeda. Misalnya selain Jakarta, ada Bandung dan Surabaya yang mendapat gelar sama untuk kategori kota metropolitan.

Lain itu ada Magelang, Madiun, dan Banyumas yang juga dinobatkan sebagai kota ramah sepeda untuk kategori kota sedang atau kecil.

4 Jenama Sepeda Lokal yang Kualitasnya Mampu Bersaing dengan Produk Internasional

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini