Petualangan Sherina, Film Anak yang Membekas di Ingatan dan Tak Lekang Oleh Zaman

Petualangan Sherina, Film Anak yang Membekas di Ingatan dan Tak Lekang Oleh Zaman
info gambar utama

Ada berbagai topik dan isu yang masih perlu diangkat dalam hal kesejahteraan dan kehidupan yang layak bagi anak di Indonesia. Salah satunya adalah mengenai tayangan atau tontonan yang berkualitas dan sesuai dengan peruntukkannya, baik melalui siaran TV atau film di layar bioskop.

Menjadi perhatian serius karena dalam kurun waktu lima tahun (2016-2020), KPAI mecatat telah menerima sebanyak 665 aduan anak korban tayangan, siaran, dan pertunjukan tidak ramah anak. Jenis aduan tersebut jadi yang paling banyak jika dibandingkan dengan kasus aduan anak korban pernikahan di bawah umur, anak korban paham radikalisme, dan anak korban terorisme yang semuanya ada di kluster pengaduan anak korban konflik Agama dan Budaya di Indonesia.

Harus diakui, jika saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan besar dari segi ketersediaan tayangan atau tontonan baik di TV atau film yang dikhususkan untuk anak. Hal ini berbeda dengan kondisi beberapa tahun lalu, di mana produksi baik tayangan TV atau film di Indonesia masih banyak menghasilkan tontonan ramah anak yang berkualitas.

Salah satu film anak lawas yang populer, dan masih diingat bahkan oleh anak di masa tersebut yang saat ini sudah beranjak dewasa dalah Petualangan Sherina.

Dukung Film Indie, Platform Ini Akan Tayangkan 200++ Karya Film Anak Indonesia

Film yang raih berbagai penghargaan

Sherina dan Sadam | milesfilm.net
info gambar

Petulangan Sherinaadalah film yang disutradarai oleh Riri Riza serta diproduseri Mira Lesmana dan rilis tepat di tahun 2000. Bukan sekadar film anak biasa, Petualangan Sherina, juga sekaligus menjadi film komedi musikal yang menyuguhkan lagu-lagu ramah anak di dalamnya.

Yang menarik, awalnya film ini disebut memiliki judul awal Petualangan Vera dan Elmo, namun penggantian ditetapkan karena menggunakan nama asli pemeran utama yakni artis sekaligus penyanyi cilik Sherina Munaf yang saat itu sedang naik daun.

Sedikit gambaran, sesuai judulnya film satu ini bercerita tentang petualangan tak terduga yang dialami Sherina saat harus pindah dari Ibu Kota ke wilayah perkebunan di desa, dan berhadapan dengan penjahat suruhan orang tertentu.

Film Petualangan Sherina pada masanya banyak disukai karena mengangkat cerita soal permasalahan yang memang biasa dialami anak-anak di usia sekolah dasar (SD). Film ini menceritakan konflik seorang anak yang harus menyesuaikan diri saat berada di lingkungan baru, tapi di saat bersamaan juga menyuguhkan nilai kerja sama dan persahabatan yang menguji kecerdikan serta keberanian.

Terbukti sebagai film ramah anak yang berkualitas pada masanya, Petualangan Sherina di kala itu sudah berhasil mendapat berbagai penghargaan dari sejumlah gelaran festival film internasional. Salah satunya Pusan (Busan) International Film Festival yang memang pertama kali terselenggara di tahun 2000, dan saat ini menjadi salah satu festival film internasional yang diperhitungkan.

Lain itu film ini juga mendapat penghargaan di 45th Asia-Pacific Film Festival 2000, Cairo International Children’s Film Festival 2001, Singapore International Film Festival 2002, dan masih banyak lagi.

Berjaya di Festival Internasional, Film Karya Anak Bangsa Raih Golden Leopard Award

Tak lekang oleh zaman

Meski perilisannya sudah berlalu selama lebih dari dua dekade, namun rupanya film Petulangan Sherina masih terus membekas di ingatan dan tak lekang oleh zaman. Di masa kini masih banyak penonton masa lampau yang masih rindu dan selalu menyaksikan ulang kisah petualangan Sherina.

Terbutki, karena hingga detik ini nyatanya kisah petualangan karakter Sherina masih terus dipertontonkan dalam bentuk pertunjukan musikal yang biasanya diselenggarakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Bertujuan untuk memutar kembali nostalgia, bisa dibilang setiap pemutaran musikal dengan cerita yang juga diambil dari film aslinya ini tak pernah sepi penonton. Bahkan, semua jadwal penampilan teater musikal selalu terjual habis.

Kabar baiknya tak hanya di teater, sejak tahun 2020 lalu sudah muncul kabar kepastian mengenai akan adanya film sekuel atau Petualangan Sherina 2 yang kembali digarap oleh Mira Lesmana. Yang menarik, pemeran dari film ini akan kembali dimainkan oleh aktor dan aktris aslinya di masa lalu, yakni Sherina Munaf dan Derby Romero sebagai Sadam.

Meski belum ada kabar pasti kapan film lanjutan ini akan dirilis dan bagaimana jalan ceritanya dikemas, namun berdasarkan bocoran yang kerap dibagikan oleh para pemeran dan sutradara di akun media sosial Instagramnya masing-masing, Petualangan Sherina 2 sudah memasuki tahap produksi.

Bahkan diketahui jika Sherina sendiri juga menggarap lagu-lagu yang akan disertakan dalam film petualangan ramah anak tersebut.

7 Film Indonesia dengan Rentang Sekuel Terlama

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini