Rayakan World Tourism Day dengan Menikmati Street Food di Lombok

Rayakan World Tourism Day dengan Menikmati Street Food di Lombok
info gambar utama

Wisata kuliner merupakan salah satu komponen utama dari industri pariwisata. Penelitian World Food Travel Association pada tahun 2020 mencatat bahwa wisata kuliner mampu menambah pendapatan sebesar 25 persen untuk suatu destinasi.

Selain bisa memberikan kontribusi pemasukan untuk ekonomi lokal, wisata kuliner juga berperan besar dalam mempromosikan aneka kuliner daerah di Indonesia yang istimewa ke pasar global.

Jelang World Tourism Day (WTD) yang akan berlangsung di Pulau Bali pada tanggal 27 September, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menegaskan selain untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan kualitas wisatawan, target lainnya adalah mendorong peningkatan sektor ekonomi kreatif yang diharapkan mencapai 6 kali lipat dibanding sektor lainnya. Hal ini tentunya bisa dicapau jika kita tetap mengedepankan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Menjadi salah satu pulau terdekat dari Bali, Lombok secara perlahan mencuri perhatian dunia pariwisata juga mulai unjuk kreasi dengan berbagai produk kreatif, khususnya subsektor kuliner.

Sebelum lanjut membahas kuliner Lombok, jangan lupa untuk menyaksikan NGANTRI atau Ngobrol Bareng Mas Menteri setiap akhir pekan bersama bintang tamu spesial secara LIVE di akun Instagram @pesona.indonesia. Ikuti kuisnya dengan cara follow akun Instagram @pesona.indonesia, jawab pertanyaan di kolom komentar, dan mention 3 temanmu untuk ikutan, ya!

Ikuti juga Stitch Challenge yang diselenggarakan di akun Tiktok @pesonaindonesia, dengan cara upload video dan kasih tahu 3 tips jadi wisatawan baik versi kamu, lalu mention akun Tiktok @pesonaindonesia, sertakan hashtag wajib #JadiWisatawanBaik dan #HariPariwisataDunia pada caption. Kamu berkesempatan meraih ragam hadiah menarik dari Pesona Indonesia.

Karena itulah berlibur ke Lombok tidak akan lengkap kalau belum mencicipi berbagai kuliner lokal yang spesial, karena makanan-makanan khas tersebut menggunakan bumbu warisan turun-temurun.

Jangan khawatir, Kawan GNFI bisa menikmati kuliner khas Lombok dengan harga terjangkau kalau berkunjung ke warung-warung kecil yang ada di pinggir jalan (street food). Berikut lima macam street food ala Lombok:

Mengenal Satu-Satunya Burung Endemik di Pulau Lombok dengan Mitos Petaka

1. Nasi Bujak

Nasi Bujak/Kemenparekraf
info gambar

Meskipun belum sepopuler nasi balap puyung, nasi bujak telah lama dikenal oleh masyarakat lokal, karena biasanya menjadi santapan sehari-hari para supir antar kota dan provinsi di daerah tersebut.

Nasi bujak merupakan nasi campur dibungkus daun pisang menu yang beragam seperti ayam suwir kripsy bumbu pedas, kedelai goreng renyah, buncis tumis, kelapa parut kasar yang di goreng kering, dan bakmi rebus.

Jika kamu ingin mencicipi nasi bujak silahkan kunjungi Jalan Bung Karno, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Kawan GNFI akan melihat warung-warung yang menjajakan nasi bujuk di sepanjang jalan tersebut.

2. Bakso Kopang

Bakso Kopang/Kemenparekraf
info gambar

Berjarak hanya 1 km dari Desa Bujak, tepatnya di Dusun Kopang Rembiga, Kopang, Lombok Tengah, Kawan GNFI bisa menikmati kelezatan bakso kopang. Bakso khas Lombok ini sangat terkenal di kalangan masyarakat lokal.

Bila kamu ingin mencoba bakso yang viral ini, silahkan berkunjung ke warung bakso kopang yang berada di Jalan Bung Karno, Kopang. Namun harap bersabar bila ingin mencicipi bakso terkenal ini, karena warung bakso kopang selalu ramai pengunjung.

Deretan Destinasi Agrowisata Populer untuk Edukasi Keluarga

3. Sate Tanjung

Sate Tanjung/Kemenparekraf
info gambar

Walaupun sate tanjung belum terkenal seperti sate bulayak dan sate rembiga, sate yang terbuat dari ikan yang telah dibersihkan kulit dan tulangnya, lalu dicampur bumbu santan kental serta aneka rempah lainnya, kemudian dibakar ini telah jadi makanan favorit.

Bila ingin mencicipi kenikmatan sate tanjung, kamu bisa berkunjung ke warung-warung yang ada di jalan Sepakek-Pringgarata, Dusun Wates, Kecamatan Pringgarata. Selain sate tanjung, kamu juga bisa mencoba sate pusut yang terbuat dari parutan kelapa dengan daging pilihan.

4. Pecel rebak ures

Pecel lontong/Kemenparekraf
info gambar

Ingin menikmati pecel spesial khas Lombok? Selain berkunjung ke Warung Pecel Rebak Ures untuk mencicipi pecel lontongnya yang nikmat. Di warung pecel rebak ures, bumbu pecel lontongnya memiliki rasa yang khas.

Karena menggunakan bumbu racikan sendiri berbahan dasar kacang yang digoreng tanpa minyak (disangrai) atau dalam bahasa Lomboknya dikenal dengan nama kacang goreng kretek.

Oleh karena itu, bumbu pecel lontong di Warung Pecel Rebak Ures memiliki aroma kacang yang lebih harum dan rasanya sangat nikmat. Semakin spesial karena pecel lontong ala Warung Pecel Rebak Ures berisi lontong, tumis kangkung, tumis tauge, tahu goreng yang disiram kaus kacang dan kecap, lalu ditaburi bawang goreng.

Lokasi Warung Pecel Rebak Ures berada di Desa Golong, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Kala Rumah dan Budaya Gembala Kerbau dari Lombok Tergeser Investasi

5. Kerang Bakar Ampenan

Kerang bakar ampenan/Kemenparekraf
info gambar

Kota Tua Ampenan memang dikenal karena keberadaan bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda dan sunset-nya yang berlatar Gunung Agung, Bali , tapi ternyata kota tua ini juga memiliki kuliner yang terkenal di kalangan masyarakat lokal Lombok.

Sebagian besar warung yang berada di sekitaran Kota Tua Ampenan ini menjajakan sate, tapi kalau kamu melihat ke sisi sebelah kiri pantainya, maka Kawan GNFI akan menemukan warung-warung yang menyediakan menu kerang bakar yang lezat.

Kerang bakar Ampenan sangat diminati oleh para penggemar kuliner, khususnya pecinta seafood, karena terkenal memiliki bumbu khas yang agak pedas. Kerang Bakar Ampenan menggunakan bumbu seperti cabang keriting, cabai merah panjang, bawang merah, bawang putih, kemiri, sedikit terasi, dan 1 iris buah jeruk limau untuk menghilangkan bau amis.

Kerang bakar ini terasa lebih pedas demi menyesuaikan selera masyarakat Lombok. Penasaran kan, dengan cita rasa kuliner-kuliner di atas? Bila ingin berburu kuliner khas Lombok, pastikan Kawan GNFI sudah vaksin booster.

Selain itu juga usahakan tetap mematuhi protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak agar aktivitas wisata tetap aman dan nyaman.

Informasi mengenai destinasi wisata dan inspirasi ekonomi kreatif #DiIndonesiaAja juga bisa kamu dapatkan dengan cara follow akun Instagram @pesona.Indonesia, Facebook @pesona.indonesia, Twitter @pesonaindonesia, TikToK @Pesonaindonesia, Youtube Pesona Indonesia, dan mengunjungi website www.Indonesia.travel.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Terima kasih telah membaca sampai di sini