Indonesia Ingin Gelar Olimpiade di IKN, Inilah Deretan Stadion Megah di Kalimantan Timur

Indonesia Ingin Gelar Olimpiade di IKN, Inilah Deretan Stadion Megah di Kalimantan Timur
info gambar utama

Indonesia akan mencalonkan Ibu Kota Negara alias IKN sebagai tuan rumah Olimpiade. di Kalimantan Timur sendiri ternyata saat ini sudah ada sejumlah stadion megah.

Indonesia diketahui akan maju dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2036 lewat pernyataan yang disampaikan Presiden Joko Widodo di sela-sela acara KTT G20 yang diselenggarakan di Bali. Jokowi menyatakan bahwa ajang olahraga terakbar sedunia itu akan diajukan untuk digelar Ibu Kota Negara alias IKN, atau yang resminya bernama Nusantara.

“Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan kesediaan dan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Olympics 2036 di Ibu Kota Nusantara,” ujar Jokowi di Hotel Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Rabu (16/11/) seperti dilansir laman resmi Sekretariat Presiden.

Saat ini, IKN masih dalam proses pembangunan dan belum ada stadion serta fasilitas olahraga apapun di sana. Sementara itu, di Kalimantan Timur di mana IKN berlokasi, saat ini sudah terdapat sejumlah stadion megah.

Bukan tidak mungkin, stadion-stadion di Kaltim tersebut nantinya turut dapat digunakan untuk menghelat Olimpiade 2036 apabila IKN terpilih sebagai tuan rumah. Ini mengingat menggelar pertandingan di luar kota tuan rumah memang hal yang lazim.

GNFI mencatat beberapa stadion megah yang ada di Kalimantan Timur. Beberapa stadion tersebut hingga saat ini masih sering dipakai, namun ada pula sebagian lain yang bisa dibilang terbengkalai. Akankah stadion-stadion berikut digunakan untuk Olimpiade 2036? Kita tunggu saja.

1. Stadion Palaran

Stadion Palaran adalah stadion yang terletak di kota Samarinda. Tepatnya, stadion ini berada di kecamatan Palaran, daerah di sebelah selatan kota.

Lamam resmi Kemenpora menyebut Stadion Palaran dibangun untuk memyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2008. Saat itu, pembangunannya menelan biaya sebesar Rp800 miliar.

Megah dan besar. Itulah kesan yang cocok dirasakan saat melihat bangunan Stadion Palaran. Dengan desain arsitektur yang keren, stadion tersebut juga bisa menampung banyak penonton. Tribun Stadion Palaran dilaporkan memiliki kapasitas sekitar 60 ribu penonton.

Hanya saja, Stadion Palaran bernasib cukup miris. Dengan kemegahan dan segala fasiliasnya, Stadion Palaran seakan seperi rumah yang ditinggal lama oleh penghuninya. Selama beberapa tahun terakhir, kerap muncul berita yang melaporkan bahwa stadion tersebut tak terurus.

Sejak selesainya PON 2008, Stadion Palaran memang sangat jarang digunakan lagi untuk menggelar ajang olahraga. Bahkan untuk pertandingan sepak bola profesional pun, klub asal Samarinda lebih memilih menggunakan Stadion Segiri sebagai kandangnya.

Jika Stadion Palaran ingin digunakan untuk Olimpiade 2036, maka pemerintah harus memastikan perawatannya dilakukan dengan maksimal. Hal lain yang perlu dilakukan adalah memperbaiki akses untuk mencapai ke sana. Maklum saja, jaraknya cukup jauh dari pusat kota Samarinda. Perlu ada transportasi umum yang memadai untuk menuju ke sana agar layak menjadi stadion berkelas Olimpiade.

2. Stadion Segiri

Seperti Palaran, Stadion Segiri berlokasi di Kota Samarinda. Hanya saja, yang membedakan keduanya adalah Stadion Segiri letaknya dekat dengan pusat kota.

Stadion Segiri saat ini dikenal Ini kandang dari klub sepak bola Borneo FC. Sebelumnya, stadion ini juga pernah menjadi markas klub Persisam Samarinda.

Bagi penggemar sepak bola Indonesia, Stadion Segiri tentu tidak asing. Sebab, Borneo FC menggunakannya sebagai kandang.

Stadion Segiri termasuk stadion yang cukup tua. Laman resmi Borneo FC mencatat bahwa Stadion Segiri mulai dibangun sekitar tahun 1960-1970-an. Saat itu, pembangunannya dilaksanakan bersamaan dengan Balai Kota Samarinda.

Stadion Segiri bisa menampung 13 ribu penonton. Tribun barat yang tertutup oleh atap punya kapasitas 7600 penonton. Kemudian sisanya tersebar di tribun timur, utara, dan selatan yang terbuka.

Letaknya yang berada dekat dengan pusat kota tentu saja menjadi poin plus. Meski tidak sebesar Palaran, Stadion Segiri jelas akan memudahkan para penonton untuk datang menyaksikan suguhan pertandingan.

Sejarah Stadion Menteng, Saksi Lika-liku Persija dan Sepak Bola Jakarta

3. Stadion Batakan

Stadion Batakan adalah stadion yang terletak di Balikpapan, Kalimantan Timur. Menurut catatan Tribunnewswiki, stadion ini selesai dibangun pada tahun 2017. Untuk biaya pembangunannya sendiri menghabiskan biaya sebesar Rp 1,2 triliun.

Stadion Batakan termasuk salah satu stadion besar. Kapasitasnya mencapai 42 ribu penonton. Selain itu, Stadion Batakan juga adalah salah satu stadion yang sudah bertaraf internasional.

Salah satu hal mencolok dari Stadion Batakan adalah tidak adanya trek atletik. Dengan demikian, penonton akan lebih nyaman karena jarak lapangan ke tribun otomatis lebih dekat.

Ada pula yang mengatakan Stadion Batakan mirip dengan Stadion Emirates milik Arsenal yang terletak di Kota London, Inggris. Keduanya memang memiliki kemiripan dalam hal desain eksterior dan atapnya.

Stadion Batakan saat ini biasa menggelar laga Persiba Balikpapan. Setiap Persiba berlaga, Stadion Batakan akan menjadi lautan warna biru dari para pendukung yang berbondong-bondong datang.

Selain itu, Stadion Batakan juga pernah beberapa kali menggelar laga internasional. Salah satunya adalah laga antartimnas pelajar.

4. Stadion Aji Imbut

Stadion Aji Imbut mungkin tak begitu populer di kalangan masyarakat. Namun bagi pecinta sepak bola Tanah Air, nama stadion ini pernah tidak asing beberapa tahun lalu berkat klub Mitra Kukar. Stadion ini pun jadi kerap muncul di layar kaca saat pertandingan Mitra Kukar disiarkan

Setelah Mitra Kukar terdegradasi dari kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, nama Stadion Aji Imbut ikut meredup. Mitra Kukar bahkan meninggalkan Stadion Aji Imbut untuk berpindah ke stadion lain di Kutai Kartanegara, Stadion Rondong Demang.

Stadion Aji Imbut terletak di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Seperti Stadion Palaran, stadion ini dibangun untuk digunakan dalam gelaran PON 2008 di Kaltim.

Pembangunannya dilaporkan memakan biaya hingga Rp 899 miliar. Hasilnya, jadilah stadion atletik dengan kapasitas cukup besar, di mana stadion ini bisa menampung penonton hingga sekitar 35 ribu orang.

Fakta Tentang Pembangunan Stadion Kanjuruhan

5. Stadion Taman Prestasi

Stadion Taman Prestasi juga merupakan peninggalan PON 2008. Stadion ini terletak di Kota Bontang dan berkapasitas 25 ribu penonton.

Kisah Stadion Taman Prestasi juga mirip dengan Stadion Aji Imbut. Dulu, stadion ini cukup akrab di telinga penggemar sepak bola Indonesia karena dipakai sebagai kandang bagi klub Bontang FC.

Setelah Bontang FC tergusur dari kompetisi kasta tertinggi, Stadion Taman Prestasi juga seperti kehilangan pamor. Perlu diketahui, Bontang FC dulu pernah mengikuti Indonesia Super League yang merupakan kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Pada tahun 2022, media massa lokal di Bontang bahkan sempat melaporkan bahwa Stadion Taman Prestasi dalam kondisi terbengkalai dan banyak bagiannya yang rusak. Perawatan stadion memang menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk membuatnya tetap dalam kondisi layak untuk menggelar ajang olahraga.

Selain JIS, Stadion Berstandar Internasional Juga Resmi Berdiri di Banten

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini