Oppo Reno4 Siap Masuk Indonesia, Kantongi Sertifikasi TKDN 31,85 Persen

Oppo Reno4 Siap Masuk Indonesia, Kantongi Sertifikasi TKDN 31,85 Persen

Ponsel OPPO varian Reno-series | Unsplash @Tran Quang Thien

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kawan GNFI, hingga saat ini, total ada sembilan produk yang telah diluncurkan oleh produsen Oppo di Indonesia pada semester pertama tahun 2020. Dari keseluruhan produk itu, Oppo A Series menjadi produk paling banyak yang diluncurkan pada awal pertengahan tahun ini.

Kabar teranyar datang dari laman sertifikasi Tingkat Kandungan Lokal Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), bahwa jenama ini sepertinya akan segera meluncurkan ponsel baru dalam waktu dekat.

Dengan mengantongi sertifikasi TKDN sebesar 31,85 persen, ponsel yang teregistrasi melalui tipe CPH2113 itu sertifikatnya akan habis berlaku pada 29 Mei 2023, sejak dikeluarkan pada 6 Mei 2020.

Diduga perangkat berkode CPH2113 ini merupakan perangkat terbaru Oppo, yakni varian Reno4 yang sudah meluncur di Tiongkok pada awal bulan Juni lalu.

TKDN Oppo Reno4
Sertifikasi TKDN untuk ponsel Oppo yang disinyalir merupakan seri Oppo Reno4 | TKDN Kemenperin

Namun jika dilihat dari kode yang terdaftar, perangkat Reno4 yang diluncurkan di Tiongkok beberapa waktu lalu itu memiliki kode yang berbeda dengan perangkat yang didaftarkan di Indonesia.

Varian Reno4 Tiongkok memiliki kode perangkat PDPM00 dan PDPT00. Bisa jadi perangkat Reno4 yang segera diperkenalkan di Indonesia memiliki spesifikasi dan fitur yang berbeda dengan Tiongkok.

Meski begitu, kehadiran lanjutan dari perangkat Reno Series di Indonesia sangat menarik untuk disimak.

Varian Reno mengutamakan desain dan teknologi

Dari awal kehadirannya di Indonesia, varian Oppo Reno Series ini berusaha memenuhi kebutuhan pengguna yang memiliki ketertarikan akan kekuatan kamera, perekaman video, dan desain melalui tampilan premium

Saat diperkenalkan oleh CEO Oppo Indonesia, Ivan Lau, Oppo Reno Series datang sebagai perangkat yang berbeda dengan kebanyakan Oppo Series lainnya. Varian ini dikatakan lebih mengunggulkan aspek desain dan teknologi.

Berikut beberapa varian Oppo Reno Series yang telah hadir di Indonesia sebelumnya.

OPPO Reno

Oppo Reno 10x Zoom adalah Oppo Reno Series generasi pertama yang yang datang ke Indonesia dengan dukungan perangkat keras (hardware) menakjubkan.

Ponsel ini dtanamkan prosesor Qualcomm Snapdragon 855 yang mendapatkan dukungan kamera yang tak kalah mutakhir, yakni mampu melakukan 10x pembesaran (zoom).

Hadir dengan RAM sebesar 8 GB lengkap dengan ROM 256 GB, untuk kebutuhan penyimpanannya juga bisa diperluas dengan slot microSD yang mampu menampung kapasitas hingga 256 GB.

Soal desainnya yang menarik, ponsel ini memiliki kamera dengan metode pop-up unik mirip sirip hiu dengan kemampuan rekam 16 MP.

Sementara kamera belakangnya dibekali lensa periskop 13 MP dengan fitur Hybrid Zoom, 5x Optical Zoom, 60x Digital Zoom, dan Dual OIS. Lain itu ada kamera dengan lensa ultra-wide dengan sensor 8 MP.

Layar ponsel ini membentang seluas 6,6 inci dengan teknologi Amoled Full HD+. Lain itu, ada baterai dengan kapasitas 4.065 mAh, lengkap dengan fitur pengecasan cepat VOOC Flash Charge 20 Watt.

Varian lain yang hadir pada generasi pertama adalah Oppo Reno yang datang dengan layar Amoled 6,4 inci Full HD+. Ponsel ini dibelaki prosesor yang tak kalah mumpuni, yakni Snapdragon 710 dengan fabrikasi 10 nm.

Yang membedakan varian ini dengan 10x Zoom adalah soal RAM yang hanya tersedia dengan kapasitas 6 GB. Sementara kapasiras ROM maupun memori eksternalnya tak ada perbedaan.

Oppo Reno2 Series

Kemudian generasi kedua dari varian Reno adalah Oppo Reno2. Ponsel ini datang dengan layar Dynamic Amoled 6,5 inci beresolusi Full HD+, serta mendapat dukungan prosesor Snapdragon 730G, RAM 8 GB, dan ROM berkapasitas 256 GB.

Soal desain kamera swafoto, masih sama dengan generasi pertama yang mengusung model sirip ikan hiu dengan modul pop-up berbekal lensa 16 MP.

Sedangkan untuk kamera belakangnya ada empat, dengan kamera utama 48 MP bersensor Sony IMX586, lensa ultra-wide 8 MP, lensa telefoto 13 MP, dan lensa potret 2 MP.

Ada serangkaian fitur menarik ditanamkan pada jajaran kamera tersebut, yakni Ultra Dark Mode, AI Algorithm Accelerator, sudut pandang lensa ultra-wide hingga 116 derajat, Ultra Macro, Portrait Mode, Portrait Bokeh, dan HDR Portrait.

Untuk pengguna yang lebih suka membuat konten video, ponsel ini sudah membenamkan fitur Ultra Steady Video, OIS+EIS, Video Dynamic Zoom, Wide Angle Video, serta So Loop.

Dibekali baterai berkapaitas lebih, yakni 4.000 mAh, tak lepas dari dukungan fitur pengecasan cepat VOOC Flash Charge 3.0 20 Watt.

Varian lain Reno generasi kedua yang hadir adalah Oppo Reno2 F. Tampil dengan layar Amoled 6,5 inci beresolusi Full HD+, ponsel ini dibekali dengan prosesor buatan MediaTek, yakni Helio P70 dengan fabrikasi 12 nm.

Cipset ini ditemani dengan kapasitas RAM 8 GB dan ROM 128 GB, serta disediakan slot MicroSD dengan kapasitas maksimal 256 GB.

Reno2 F juga juga dibenamkan empat kamera dengan konfigurasi lensa utama 48 MP, lensa ultra-wide 8 MP, lensa B/W 2 MP, serta lensa bokeh 2 MP. Sedangkan untuk kamera selfie-nya menggunakan model pop-up biasa dengan lensa 16 MP.

Guna menopang kinerjanya, Oppo Reno2 F didukung baterai 4.000 mAh dengan dukungan pengecasan cepat VOOC Flash Charge 3.0 20 Watt.

Oppo Reno3 Series

Generasi selanjutnya dari varian Reno adalah Reno3. Generasi ketiga yang meluncur Maret dan April 2020 ini disediakan dalam dua varian, yakni Oppo Reno3 dan Oppo Reno3 Pro.

Di Indonesia, Oppo Reno3 dijual dengan harga Rp5,2 juta yang dibekali dengan raga fitur mumpuni, di antaranya kamera selfie beresolusi 44 MP melalui ornamen waterdrop di bagian tengah atas layar yang berukuran 6,4 inci berteknologi Amoled.

Sementara pada bagian belakang hadir empat kamera yang terdiri atas kamera utama 48 MP, kamera telefoto 13 MP, kamera ultra-wide 8 MP, dan kamera mono 2 MP.

Lain itu, untuk mendukung kinerja ponsel, Oppo membenamkan prosesor MediaTek Helio P90 yang dipadu dengan RAM 8 GB dan ROM 128 GB. Baterai ponsel ini berkapasitas 4.025 mAh dengan bekal pengisi daya cepat VOOC Flash Charge 3.0 20 Watt.

Lalu pada model Oppo Reno3 Pro tampil dengan diagonal layar 6,4 inci berteknologi Super Amoled dengan kehadiran lensa selfie ganda yang beresolusi 44 MP dan 2 MP.

Sementara di bagian punggung ponsel ada empat kamera yang terdiri atas kamera dengan lensa utama 64 MP, lensa telefoto 13 MP, lensa ultra-wide 8 MP, dan lensa mono 2 MP. Kesemuanya dilengkapi dengan LED flash yang terpasang di sebelah lensa ketiga.

Versi Pro dari Reno3 ini memiliki fitur XHD atau mode 108 MP yang memungkinkan kamera utama 64 MP menghasilkan foto dengan resolusi 108 MP, melalui teknik menggabungkan beberapa gambar menjadi satu yang dikenal dengan nama stitching.

Oppo Reno3 Pro juga dibekali Ultra Selfie Night Mode untuk memaksimalkan kualitas pemotretan selfie pada malam hari. Lain itu ada fitur OSIE yang diklaim memungkinkan perekaman video pendek di aplikasi ketiga, seperti Instagram Story atau Tik Tok agar lebih tajam dan maksimal.

Ponsel ini ditenagai cipset MediaTek Helio P95 yang dipadu RAM 8 GB dan memori internal 256 GB. Ada pula baterai berkapasitas 4.025 mAh lengkap dengan dukungan pengisi daya cepat VOOC 4.0.

Nah, kawan, dari beberapa paparan tadi, kira-kira seperti apa spesifikasi Oppo Reno4 yang bakal masuk Indonesia nantinya? Apakah akan seperti ini?

Baca juga:

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Mereka yang "Menolak" Sains Sebelummnya

Mereka yang "Menolak" Sains

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia Selanjutnya

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia

Mustafa Iman
@mustafa_iman

Mustafa Iman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.