Meski Trennya Menurun, Bali Masih Masuk Daftar Wisata Favorit Dunia di 2020

Meski Trennya Menurun, Bali Masih Masuk Daftar Wisata Favorit Dunia di 2020
info gambar utama

Kawan GNFI, pandemi yang membuat tingkat stres semua orang, mengakibatkan tingginya pula tingkatan perencanaan perjalanan wisata usai kelonggaran aktivitas yang dilakukan oleh berbagai negara. Sepanjang Juni-Desember 2020, tercatat ada 10 tempat di dunia yang menjadi destinasi wisata yang ingin dikunjungi.

Hal itu juga dibarengai dengan mulai dibukanya ragam destinasi wisata, termasuk di Indonesia yang sebagiannya sudah mulai dibuka pada Agustus 2020, tentunya dengan tetap melakukan standar kesehatan Covid-19.

Adalah Agoda yang mencatat 10 negara tujuan destinasi favorit kunjungan wisata di era kenormalan baru. Negara-negara tersebut berdasarkan urutan terfavoritnya adalah:

  1. Taiwan,
  2. Thailand,
  3. Jepang,
  4. Vietnam,
  5. Korea Selatan,
  6. Amerika Serikat,
  7. Australia,
  8. Hongkong
  9. Malaysia, dan
  10. Indonesia.

10 negara tujuan wisata di era new normal
info gambar

Boleh jadi Taiwan, Thailand, dan Jepang adalah negara tujuan paling banyak dicari untuk perjalanan hingga akhir tahun menurut data pencarian yang diungkapkan oleh Agoda. Ketika situasi Covid-19 membaik di banyak negara dan pembatasan sosial dicabut, gejolak petualangan yang tertahan selama masa karantina wilayah (lockdown atau PSBB), nyatanya semakin kuat.

Bayangan untuk kembali menikmati pantai dan gunung nan eksotik, serta terbang ke berbagai negara tujuan wisata pun tertanam di benak para pelancong, baik itu pelancong solo, keluarga, grup, maupun pelancong berpasangan.

Tujuan wisata yang diincar di Taiwan

Taiwan berada di puncak daftar pencarian tujuan perjalanan di antara semua grup wisatawan yang berbeda, mulai dari pasangan hingga pelancong tunggal, keluarga atau kelompok. Urutan teratas ini mengalahkan juara tahun lalu, yakni Thailand, yang saat ini berada di urutan kedua tujuan pencarian terpopuler di atas Jepang, Vietnam, Korea Selatan.

Jika merunut daftarnya, berikut tujuan tertaforit di Taiwan:

  • Hualien,
  • Yilan,
  • Taipei,
  • Kenting,
  • Taitung,
  • Nantou, dan
  • Taichung.

Sementara Amerika Serikat, Australia, Hongkong, Malaysia, dan Indonesia, melengkapi daftar 10 besar. Data pencarian Agoda menunjukkan perbedaan antara tujuan yang dicari menurut jenis wisatawan, yang menempatkan Jepang dan Thailand yang menempati urutan ke-2 dan ke-3 untuk tujuan pelancong tunggal.

Sementara untuk tempat wisatawan keluarga terfavorit kebanyakan mencari tujuan ke Thailand, mengalahkan Vietnam, yang menjadi juara tahun lalu.

Untuk wisatawan grup, Vietnam manjadi yang teratas. Lain itu para wisatawan grup ini juga mengincar tempat eksotis di Thailand, Filipina, dan Israel (tak masuk 10 besar).

Kota-kota yang paling banyak dicari

Hualien dan Yilan adalah tujuan tempat terpopuler yang dicari untuk penginapan di akhir tahun 2020. Dan menariknya, Hualien dan Yilan muncul sebagai kota kunjungan yang baru masuk 10 besar di tahun ini.

Kemudian Bangkok dan Tokyo, yang menjadi dua tujuan teratas paling dicari selama 2019, turun pada posisi ke-7 dan ke-9, Taipei masih sama dengan posisii tahun lalu, yakni beradai tempat ke-3.

Hualian, adalah kota pelabuhan dengan hamparan pantai serta jalur pejalan kaki yang membuatnya jadi favorit bagi semua kategori wisatawan, kecuali untuk pelancong Solo yang memilih Tokyo.

Lalu Yilan, yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang memesona, mata air dingin, dan kuliner lokalnya, yang menjadi daya tarik tertinggi kedua bagi wisatawan kelompok dan keluarga. Kota lain yang menawarkan pesona alam yang menjadi perhatian wisatawan keluarga adalah kota pesisir Taitung dan Nantou, tempat para pelancong keluarga menyepi dalam ketenangan Danau Sun Moon.

Sementara untuk pelancong pasangan, daftar keinginan tujuan tahun ini dipimpin oleh Hualian, Taipei, Bangkok, Yilan, dan Pulau Jeju. Tujuan-tujuan itu menggeser posisi tahun lalu yang didominasi Tokyo, Pattaya, dan Bali.

Ini menandakan, setelah rehat beberapa saat untuk melancong karena pandemi Covid-19, para pelancong kemudian mengalihkan pencarian perjalanan mereka dari tujuan wisata destinasi terkenal ke tempat-tempat yang kurang terkenal dan bergerak menuju alam dan pantai, bukan ke kota.

Bali masih masuk daftar para pelancong dari tiap negara

Destinasi wisata Bali, tentunya sudah kondang bagi turis lokal maupun mancanegara. Tak heran jika destinasi ini masih masuk daftar tujuan favorit para pelancong dari Eropa, AS, hingga Australia. Berikut daftar kunjungan terfavorit dari tiap negara para pelancong sepanjang semester II 2020:

Pelancong dari Australia, dominasinya mengunjungi:

  1. Gold Coast,
  2. Sydney,
  3. Melborne,
  4. Bali,
  5. Margaret River,
  6. Shunsine Coast,
  7. Perth,
  8. Cairns,
  9. Bangkok.
  10. Phuket.

Pelancong dari Britania Raya, dominasinya mengunjungi:

  1. Pattaya,
  2. Bangkok,
  3. London,
  4. Phuket,
  5. Bali,
  6. Dubai,
  7. Kepulauan Maldives,
  8. Hongkong,
  9. Tokyo, dan
  10. Manchester.

Pelancong dari Indonesia, dominasinya mengunjungi:

  1. Bali,
  2. Jakarta,
  3. Yogyakarta,
  4. Bandung,
  5. Singapura,
  6. Tokyo,
  7. Bangkok,
  8. Malang,
  9. Puncak, dan
  10. Surabaya.

Pelancong dari Jepang, dominasinya mengunjungi:

  1. Pulau Okinawa,
  2. Tokyo,
  3. Kyoto,
  4. Bangkok,
  5. Osaka,
  6. Sapporo,
  7. Pattaya,
  8. Kobe,
  9. Fukuoka, dan
  10. Bali.

Pelancong dari Korea Selatan, dominasinya mengunjungi:

  1. Kepualauan Jeju,
  2. Seoul,
  3. Busan,
  4. Gangneung-si,
  5. Sokcho-si,
  6. Yeosu-si,
  7. Incheon,
  8. Bangkok,
  9. Bali, dan
  10. Kepualauan Maldives.

Pelancong dari Amerika Serikat, dominasinya mengunjungi:

  1. Las Vegas,
  2. Myrtle Beach,
  3. Bangkok,
  4. Cancun,
  5. Orlando,
  6. Tokyo,
  7. Bali,
  8. Honolulu,
  9. Pattaya, dan
  10. Manila.

Nah, apakah detinasi tujuan kawan GNFI pada liburan akhir tahun nanti ada yang masuk dalam daftar ini? Jika belum, boleh jadikan Bali sebagai destinasi favorit.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini