Berkenalan dengan Sneakers Lokal yang Berkualitas dan Harganya Terjangkau

Berkenalan dengan Sneakers Lokal yang Berkualitas dan Harganya Terjangkau
info gambar utama

Beberapa tahun belakangan, industri fashion di Indonesia semakin meningkat dan diminati. Orang tak lagi melirik jenama-jenama luar negeri untuk membeli produk fashion seperti pakaian dan aksesori. Mulai banyak label fashion lokal bermunculan dan menyasar target anak muda. Selain menyediakan barang dengan desain kekinian, dari segi kualitas pun patut diacungi jempol.

Salah satu produk yang sedang digandrungi saat ini ialah sneaker. Sebelumnya, mungkin merek-merek internasional dengan harga fantastis lebih populer. Namun, saat ini sudah banyak sneakers lokal yang menarik perhatian karena memiliki desain yang cocok dengan selera generasi muda dan harganya pun terjangkau. Bahkan, banyak jenama sepatu lokal yang menjual produk dengan harga di bawah Rp1 juta.

Berikut beberapa merek sepatu lokal yang menarik untuk dilirik:

Compass

Sepatu Compass bukanlah pemain baru dalam dunia sneakers Tanah Air. Mereka telah eksis sejak tahun 1998 sejak didirikan oleh Kahar Setiadi. Namun, Compass sempat mengalami keterpurukan pada tahun 2000-an dan mulai bangkit pada 2018 saat melakukan rebranding.

Pada acara pameran sepatu Jakarta Sneaker Day, nama sepatu Compass makin dikenal lebih luas dan digemari masyarakat karena berkualitas dan harganya pun terbilang murah.

Compass juga sering melakukan kolaborasi ekslusif sebagai salah satu strategi bisnisnya. Mereka masuk ke skena permusikan Tanah Air dan berkolaborasi bersama band asal Jakarta, Kelompok Penerbang Roket.

Mereka juga pernah kolaborasi dengan Darahkubiru, mempersembahkan koleksi khusus untuk acara Mata Najwa, dan yang paling menghebohkan ialah kolaborasi dengan Pot Meets Pop yang dijual dengan harga Rp500 ribuan sempat membuat antreannya di Mall Grand Indonesia membludak.

Kabau, Kreasi Kacamata Lokal dari Limbah Papan Skate

Ventela® Shoes

Nama Ventela® Shoes mulai diperkenalkan tahun 2017 oleh William Ventela. Fokus bisnisnya adalah memproduksi sepatu dengan kuantitas besar, kualitas terbaik, tetapi dengan harga terjangkau.

Uniknya, penjualan sepatu Ventela dilakukan di reseller seluruh Indonesia yang terdapat di Instagram dan marketplace. Pihak Ventela secara resmi tidak menjual produknya secara langsung, baik online maupun offline.

​Baru-baru ini, Ventela berkolaborasi dengan jenama Evil dan aktor Gading Marten. Mereka membuat sepatu bernama All is Well yang dijual dengan harga Rp400 ribuan. Sebelumnya, Ventela juga pernah membuat sepatu dengan Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo. Kolaborasi ini menghasilkan koleksi sepatu Ventela Sang Sekerta Lohita.

4 Jenama Fesyen Lokal yang Konsisten Lestarikan Wastra Nusantara

Saint Barkley

Merek sepatu lokal Saint Barkley didirikan pada tahun 2012 dan mengusung konsep streetwear. Namanya semakin terkenal saat Presiden Joko Widodo membeli sepatu ini pada tahun 2018 dan memilih jenis Coatbridge Dark Green dengan harga jual Rp342 ribu.

Produknya dipasarkan secara online dan marketplace. Saint Barkley juga berkolaborasi dengan berbagai musisi seperti Shaggydog, Rocket Rockers, dan Dochi Pee Wee Gaskins.

Berburu Batu Permata Hasil Karya Pengrajin Lokal di Martapura

Aerostreet

Aerostreet didirikan oleh Adhitya Caesarico di Klaten tahun 2015 dan berfokus menjual sepatu olahraga, kasual, dan formal. Slogan jenamanya adalah “now everyone can buy a good shoes” dengan harapan semua masyarakat Indonesia dari semua kalangan bisa menjangkau sepatu Aerostreet.

Untuk bahan baku, Adhitya menjelaskan bahwa semua berasal dari Pulau Jawa. Dari bahan baku yang murah, harga jualnya pun bisa murah pula. Memang kenyataanya, sepatu Aerostreet dijual dengan harga miring, sekitar Rp100 ribuan.

Dalam sehari, pabrik Aerostreet bisa memproduksi hingga 9.000 pasang sepatu per hari. Untuk penjualannya pun terbilang fantastis, yaitu 2.880 pasang sepatu dalam 37 menit saja.



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini