Kenikmatan Rendang Hasilkan Investasi Senilai 3 Juta Dolar AS dari Bulgaria

Kenikmatan Rendang Hasilkan Investasi Senilai 3 Juta Dolar AS dari Bulgaria
info gambar utama

Rendang, salah satu kuliner kebanggaan tanah air belum lama ini berhasil meningkatkan kepopulerannya, bahkan sebagai komoditas investasi yang mendatangkan pundi-pundi rupiah bernilai puluhan miliar di luar negeri, yakni Bulgaria.

Harus diakui memang tidak ada yang bisa menolak kenikmatan otentik dari rendang, jika di luar negeri hidangan perdagingan lebih banyak populer dengan cara diolah setengah matang untuk mempertahankan cita rasa juicy dari setiap daging pilihan, lain halnya dengan rendang yang justru diolah dalam waktu yang terbilang lebih lama guna menciptakan cita rasa yang khas.

Santapan yang berasal dari daerah Sumatra Barat ini pasalnya memang menggunakan banyak rempah dan mengandalkan waktu pemasakan yang lama, agar setiap bumbu yang digunakan dapat meresap hingga ke setiap bagian daging secara menyeluruh.

Dengan cita rasa unik yang dihasilkan dari proses pengolahan tersebut, tak heran jika rendang nyatanya berhasil menjadi objek investasi bernilai 3 juta dolar AS, atau setara Rp43 miliar yang terjalin antara pemerintah Indonesia dengan Bulgaria.

Rendang, Makanan Penuh Cinta Dari Tanah Minang Untuk Para Pejuang

Investasi untuk membangun penghubung pasar rendang di Eropa

Kabar mengenai investasi ini pertama kali terdengar dan dikonfirmasi langsung oleh Iwan Bogananta selaku Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara, pada tanggal 29 November lalu yang mengumumkan bahwa telah terjalin kerja sama pengembangan dan distribusi rendang di negara yang bersangkutan.

Kerja sama yang dimaksud pun tertuang dalam Letter of Intent (LoI) yang ditanda tangani oleh juru masak senior tanah air yakni William Wongso dengan perusahaan makanan terbesar di Negeri Kuntum Mawar tersebut, yakni Bella Bulgaria.

Bella Bulgaria diketahui telah berinvestasi untuk membuat agar rendang dapat diproduksi sekaligus didistribusikan ke negara-negara di kawasan Eropa lainnya.

“Pasarnya tidak hanya di Bulgaria, tapi Bulgaria ini akan kami jadikan hub atau penghubung untuk pasar rendang ke Eropa, khususnya negara-negara Balkan,” ujar Iwan, mengutip detik.com.

Lain itu, Iwan mengungkap bahwa pengembangan pusat produksi rendang di Bulgaria nantinya juga akan menyediakan fasilitas produk halal guna merambah pasar tidak hanya Eropa namun juga Timur Tengah.

"Bukan berarti orang Eropa belum kenal rendang ya. Selama ini sudah, tapi akan lebih kita masifkan lagi, sehingga dari situ rasa cinta mereka pada negara produsen rendang akan semakin kuat," tambahnya lagi.

Sementara itu dalam kesempatan penanda tanganan LoI yang sama, diketahui bahwa chef William Wongso memberikan demo bagaimana cara memasak rendang yang baik dan benar.

Tidak hanya itu, dirinya juga memberikan gambaran mengenai bagaimana cara menyesuaikan agar rendang dapat dikonsumsi dengan cocok di lidah masyarakat luar, yakni dengan cara mengombinasikannya dengan sandwich dan salad.

Saat Rendang didiskusikan dalam Forum Pariwisata PBB

Kelezatan rendang yang diakui dunia

Sementara itu jauh sebelum kerja sama pengembangan ini terjalin, kenikmatan rendang sendiri pasalnya memang sudah diakui oleh dunia lewat berbagai pencapaian predikat di dunia kuliner internasional.

Pada kisaran pertengahan tahun ini, rendang nyatanya berhasil masuk ke dalam daftar 50 makanan terlezat dunia 2021 versi CNN, sebagai satu-satunya makanan yang berasal dari Indonesia.

Berada di peringkat ke-11, nyatanya pencapaian tersebut bukanlah kali pertama mengingat posisi yang sama juga berhasil diperoleh pada tahun 2011, bahkan di tahun 2017 rendang berhasil menduduki peringkat pertama sebagai makanan terbaik dunia versi CNN.

Untuk saat ini, rendang memang belum terdaftar dan diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda yang berasal dari Indonesia, namun upaya pengukuhan identitas sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2013, saat rendang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Setidaknya ditambah dengan upaya dan pengembangan yang dilakukan kali ini, diharapkan masyarakat dunia bisa semakin menyadari dan mengenal rendang sebagai kuliner yang berasal dari Indonesia, sebagaimana harapan yang diungkapkan oleh Dubes RI untuk Bulgaria;

“…diharapkan Indonesia dapat merendangi dunia sebagai the best food in the world.”

Daftar 50 Makanan Terlezat Dunia 2021 Versi CNN, Ada Rendang Lagi!

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini