Ragam Inspirasi, Aksi, dan Inovasi yang Dapat Ditiru untuk Melestarikan Lingkungan

Ragam Inspirasi, Aksi, dan Inovasi yang Dapat Ditiru untuk Melestarikan Lingkungan
info gambar utama

Sebagian besar dari kita mungkin sudah tahu bahwa bumi saat ini sedang berada di bawah ancaman perubahan iklim dan pemanasan global. Berbagai pihak tengah mengupayakan solusi untuk mencegah atau setidaknya memperlambat kondisi krisis iklim.

Selain itu, pada tahun 2021 lalu, lebih dari satu juta spesies terancam punah, bumi dihadapkan dengan berbagai bencana alam akibat cuaca ekstrem, tumpukan plastik menyebar di lautan, dan kadar karbondioksida di atmosfer terus meningkat.

Di satu sisi, ada banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah dan para pemangku kebijakan untuk menghadapi situasi ini, mulai dari menciptakan ekosistem ramah lingkungan, larangan penggunaan plastik sekali pakai, aturan mengenai kendaraan ramah lingkungan, penggunaan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan, dan masih banyak lagi dengan tujuan untuk mencegah berbagai ancaman pada lingkungan.

Di sisi lain, kita sebagai individu juga dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan hal-hal sederhana. Mulai dari lebih peka terhadap isu lingkungan, mempelajari banyak informasi terkait lingkungan dan ancamannya, serta melakukan aksi nyata yang dapat berdampak positif bagi lingkungan hidup.

Berikut beragam inspirasi, aksi, dan inovasi yang dapat menjadi contoh dalam menjaga bumi dari berbagai ancaman kerusakan.

Mengenali 7 Jenis dan Simbol Plastik yang Ada di Sekitar Kita

Inspirasi untuk mempelajari isu lingkungan

Film Pulau Plastik | Facebook Pulau Plastik
info gambar

Tidak semua orang memahami isu lingkungan yang tengah diperbincangkan akhir-akhir ini. Belum semua orang pula memahami apa saja ancaman yang tengah dihadapi bumi, apa dampaknya untuk planet yang kita huni, dan seberapa besar bahaya yang mengintai untuk diri kita sendiri dan orang-orang yang kita cintai.

Untuk memperkaya wawasan soal lingkungan, salah satu cara yang menyenangkan adalah dengan menonton film. Ada beberapa film yang dapat Anda tonton dan di dalamnya terdapat banyak informasi menarik yang selama ini mungkin belum diketahui.

Film "Semes7a" mengangkat kisah dari tujuh orang yang tergerak untuk membuat perubahan bagi lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim, dan menjaga keseimbangan alam sesuai latar belakang agama dan kebudayaan dari tempat mereka berasal.

Kemudian, ada film "Pulau Plastik" yang memadukan jurnalisme investigasi dan budaya populer. Film dokumenter tersebut menampilkan tiga sosok dengan latar belakang berbeda, dari vokalis band, ahli biologi, hingga pengacara. Ketiganya sama-sama begitu peduli lingkungan dan gencar mempromosikan aksi bebas plastik sekali pakai.

Selanjutnya ada film "Our Mothers' Land" yang menceritakan perjuangan para wanita Indonesia yang menjaga bumi, bertahan melawan korporasi yang ingin mengeruk sumber daya alam, bahkan sampai mengorbankan jiwanya demi mempertahankan alam di sekitarnya.

Ada pula film "Tenggelam Dalam Diam" yang mengangkat isu tentang persoalan iklim, polusi, penggundulan hutan, dan dampaknya yang mengancam daerah pesisir di Pulau Jawa. Lalu, ada lagu "Bumiku" yang dinyanyikan Natasha Dematra dengan lirik tentang kerusakan lingkungan oleh manusia serakah yang tak peduli dengan kehidupan generasi mendatang.

Lagu tersebut kemudian dijadikan soundtrack film dokumenter “Siti Nurbaya Bakar : Srikandi Pembawa Perubahan” yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pada isu kelestarian lingkungan.

Selain dari film, kita juga bisa memperkaya informasi dari event penting yang jadi sorotan dunia. Salah satunya seperti KTT iklim COP26 yang diadakan di Glasgow, Skotlandia, tahun 2021 lalu. Konferensi iklim terbesar dan terpenting di dunia ini diadakan untuk mencapai kesepakatan langkah nyata dalam menahan kenaikan suhu global 1,5 derajat celcius.

Dalam konferensi tersebut juga dibahas tentang bertambahnya kawasan lindung, soal pendanaan dalam upaya konservasi, kemenangan bagi masyarakat adat sebagai pelestarian dan perlindungan ekosistem yang paling efektif, restorasi dan pelepasliaran, kembalinya spesies yang hilang, hingga kemunculan teknologi terkait perubahan iklim dan merombak sistem pangan.

Masih dalam misi menambah pengetahuan soal lingkungan, cara paling mudah adalah dengan memanfaatkan jutaan informasi yang ada di mesn pencarian Google.

Tahun lalu, Google merilis laporan Year in Search dan diketahui bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang berminat pada topik lingkungan, mulai dari kata kunci biodegradable, jejak karbon, hemat energi, konsep hidup ramah lingkungan, mobil listrik, hingga produk bebas uji coba terhadap hewan.

Anda juga dapat mempelajari tema-tema lain seperti konsep fast fashion, di mana produk mode diproduksi dalam waktu sesingkat-singkatnya tetapi tidak memperhatikan dampak pada lingkungan. Atau memahami bahwa di Indonesia terdiri dari berbagai jenis hutan, dari hutan bakau, hutan rawa, hutan sabana, hutan musim, dan hutan hujan tropis yang ternyata memiliki peran masing-masing terhadap lingkungan.

Jejak Mangrove yang Memengaruhi Peradaban Bangsa Nusantara

Beragam aksi menjaga lingkungan yang dapat dicontoh

Kompos | @Skorzewiak Shutterstock
info gambar

Ada banyak aksi nyata yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya sesederhana membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon, hemat listrik, menghindari gaya hidup konsumtif, berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih lingkungan, mengurangi kertas dan plastik sekali pakai, melakukan kompos dari sampah organik, hingga mendonasikan barang tak terpakai agar tak langsung dibuang dan menjadi sampah.

Anda juga bisa mengajak orang-orang di sekitar untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Seperti yang dilakukan warga Kampung Cibunut, Bandung, yang selama ini terkenal sebagai daerah tercemar dan banak tumpukan sampah yang menyebabkan berbagai penyakit. Kemudian, warga bersama-sama menjadikan lingkungannya sebagai kawasan bebas sampah.

Ada pula Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, yang masyarakatnya berpartisipasi menangani dampak dan mengurangi terjadinya perubahan iklim. Pada tahun 2014 lalu, warga desa belajar tentang pemanasan global dan perubahan iklim, kemudian mereka melakukan penanaman ribuan pohon di lingkungannya, dari pohon jati, sengon, hingga durian.

Dari segi korporasi, Astra pernah mengadakan kampanye lingkungan dalam acara Festival Lingkungan Astra 2022 bertema Climate Action, Through Community Development. Festival yang diadakan di Samosir, Sumatra Utara, ini juga melibatkan aksi nyata berupa penanaman 65 ribu pohon dan pemasangan 65 solar panel.

Para selebritas seperti Hamish Daud, Nadine Chandrawinata, Tulus, Nicholas Saputra, hingga Nadya Hutagalung pun merupakan sosok-sosok yang peduli terhadap lingkungan. Menjadi sosok terkenal di dunia hiburan, mereka juga dapat menjadi inspirasi dan contoh untuk melakukan aksi-aksi yang bermanfaat bagi lingkungan.

Upaya Mitigasi Konflik dengan Manusia, Gajah Sumatra Dipasangkan GPS Collar

Inovasi dan karya dari mereka yang peduli lingkungan

Ecobrick | @ANIS EFIZUDIN Shutterstock
info gambar

Menjaga lingkungan juga bisa dengan berinovasi dan memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar. Misalnya seperti Badan Lingkungan Hidup Jakarta Selatan yang mengumpulkan minyak goreng bekas rumah tangga kemudian dijual kepada perusahaan yang memproduksi bahan bakar. Masyarakat bisa langsung menyumbangkan minyak goreng bekas agar tidak langsung dibuang begitu saja.

Contoh lain seperti yang dilakukan Dwi Ari Bowo dan Jasri dari Salatiga, Jawa Tengah. Keduanya memanfaatkan limbah tong bekas dan diubah menjadi furnitur rumah seperti meja, kursi, rak televisi, hingga lemari. Produk dari tong bekas ini juga dikombinasikan dengan kayu sehingga tampak minimalis dan klasik.

Sementara itu, dua pemuda asal Luwuk Banggai dan Pangkalan Bun, punya caranya sendiri dalam menjaga lingkungan. M Rizky Nanda Hadju dan Muhammad Reza Faluvi menjadi delegasi Indonesia dalam program Youth Environment Ambassador 2017 di Rusia. Keduanya berpartisipasi dalam dialog lintas negara dan menginspirasi anak muda untuk bisa memunculkan ide-ide baru dan kreativitas di dalam lingkungan.

Dalam ajang tersebut keduanya mensosialisasikan 2 buah tema yaitu "Indonesia and Russia Have Tremendour Potential to Enhance Cooperation on Maritime Sector" dan "Progress of Sustainable of Palm Oil” untuk memperkenalkan potensi di bidang bidang lingkungan dan pembangunan ekonomi Indonesia.

Selain dua pemuda tersebut, seorang murid kelas 5 SD dari Jambi bernama Salya Richita Susanto juga memberikan kebanggan tersendiri bagi Tanah Air. Pasalnya Salya menjuarai kompetisi melukis anak-anak internasional dengan tema energi terbarukan yang diadakan oleh Badan PBB untuk lingkungan hidup (UNEP).

Pemerintah juga senantiasa memberikan program penghargaan yang mendorong adanya upaya untuk menjalankan sinergi pelestarian lingkungan, yaitu Program Kinerja Penilaian Peringkat Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).

Program yang sudah berjalan 26 tahun ini merupakan upaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam menerapkan sebagian dari prinsip-prinsip good governance (transparansi, berkeadilan, akuntabel, dan pelibatan masyarakat) dalam pengelolaan lingkungan.

Program tersebut memiliki penghargaan Proper Emas bagi perusahaan baik itu dalam bentuk melakukan inovasi dalam aspek pemberdayaan sumber daya, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2021, ada 47 perusahaan yang diberikan Proper Emas.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

DA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini