Lawang Sewu, Destinasi Wisata Sejarah yang Sarat Misteri

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Sejarah yang Sarat Misteri
info gambar utama

Jika Anda berencana berlibur ke Semarang, kemungkinan pernah mendengar tempat wisata yang satu ini: Lawang Sewu. Ini merupakan tempat wisata di Semarang dengan keunikan bangunan unik khas zaman Belanda, penuh kisah mistis, dan tentu saja menyimpan kisah sejarah Nusantara.

Oke, tanpa berlama-lama lagi, mari kita bahas sejarah, fakta menarik, dan jam operasional wisata Lawang Sewu yang terdapat di Kota Semarang, Jawa Tengah!

Sejarah Lawang Sewu

hall area di lawang sewu

Kursi dan meja klasik di lorong utama Lawang Sewu. Foto: Souren Meubels/Wikimedia Commons

Tahukah Anda, bahwa ternyata Lawang Sewu itu dulunya merupakan kantor pusat perusahaan kereta api milik perusahaan NIS (Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij)? Nah, sekarang, wisata ini merupakan gedung bersejarah milik PT. Kereta Api Indonesia.

Pembangunan gedung Lawang Sewu dilakukan secara bertahap. Mulai dari bangunan utama yang didirikan pada 27 Februari 1904 hingga Juli 1907. Kemudian disusul oleh bangunan tambahan yang didirikan pada tahun 1916 hingga 1918.

Baca juga: Braga Bandung, Pusat Perbelanjaan sejak Masa Kolonial Belanda

Penasaran siapa yang merancang bangunan unik tersebut? Ia adalah Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendan. Mereka adalah arsitek asal Amsterdam, Belanda. Sehingga, ciri khas dari bangunannya dominan berupa elemen melengkung dan sederhana. Bangunan tersebut juga memiliki banyak pintu dan jendela sebagai sistem sirkulasi udara.

Fakta Menarik Lawang Sewu

Lawang Sewu sarat akan misteri. Banyak yang mengakui hal tersebut, salah satunya jumlah pintu yang ada di bangunan tersebut. Benarkah ada seribu pintu sesuai dengan namanya? Untuk memuaskan rasa penasaran kita, mari kita bahas berbagai fakta menarik dari Lawang Sewu!

1. Nama Lawang Sewu dan Jumlah Pintunya

jumlah pintu lawang sewu

Banyaknya tiang (seribu tiang) menjadi ciri khas Lawang Sewu. Foto: Nurhalima Tanjung/Wikimedia Commons

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, nama Lawang Sewu bukanlah nama sejatinya. Ia bernama asli NIS. Namun, masyarakat Semarang menjulukinya “Lawang Sewu” yang berasal dari Bahasa Jawa, artinya seribu pintu.

Baca juga: Makna Lukisan Kaca Patri di Lawang Sewu

Meskipun dinamakan seribu pintu, namun jumlah pintu pada bangunan tersebut tidak berjumlah seribu, lho. Faktanya, Lawang Sewu hanya memiliki pintu sebanyak 429 buah. Namun, banyaknya jendela pada bangunan tersebut juga terlihat seperti pintu dari kejauhan. Jadi, intinya ada banyak pintu dan jendela pada bangunan Lawang Sewu.

2. Selain Menjadi Kantor Pusat, Lawang Sewu Pernah Menjadi Penjara

penjara bawah tanah lawang sewu

Basement bawah tanah yang pernah menjadi ruang tahanan di masa kolonial Belanda. Foto: Crisco 1492/ WikimediaCommons

Siapa yang baru mengetahui fakta ini? Yap, Lawang Sewu pernah memiliki sisi kelam. Pada bangunan tersebut, ada ruang bawah tanah dan beberapa lantai bangunan. Lantai satu dan dua digunakan sebagai perkantoran, lantai tiga berupa loteng, dan ruang bawah tanah digunakan sebagai penjara tahanan. Bahkan, penjara di lokasi ini merupakan yang paling kejam bagi orang Belanda.

3. Pernah Menjadi Salah Satu Wisata yang Terkenal Angker di Asia

lawang sewu angker

Lawang Sewu: gedung-gedung klasik berarsitekstur Eropa. Foto: 22kartika/Wikimedia Commons

Percaya atau tidak, ternyata bangunan bersejarah di Kota Semarang ini pernah dinobatkan sebagai wisata angker se-Asia! Namanya juga bangunan tua yang pernah kosong bertahun-tahun dan tidak terawat, tidak heran kalau akhirnya bangunan ini terkenal akan kisah mistisnya. Termasuk kisah sejarah yang kelam di masa penjajahan.

Baca juga: Menilik Bangunan-Bangunan Kuno di Probolinggo

Jam Operasional

Hingga akhirnya, Lawang Sewu menjadi tempat wisata terkenal yang ada di Kota Semarang. Bahkan, belum lengkap rasanya kalau ke Semarang, tapi tidak berkunjung ke sini. Lantas, kapan jam operasional wisata ini?

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Lawang Sewu, jam operasionalnya adalah 08.00-17.00 WIB pada hari Senin sampai Kamis. Sedangkan, pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, tempat wisata beroperasi sampai jam 20.00 WIB.

Artikel lainnya: Melihat Benteng Kolonial Belanda yang Tak Lekang oleh Zaman

Bagaimana, tertarik untuk berkunjung ke Lawang Sewu? Kalau berkunjung ke Semarang, sempatkan waktu untuk mampir ke tempat ini, ya!

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan R. Putra lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel R. Putra.

Terima kasih telah membaca sampai di sini