17 Makanan Tradisional di Indonesia: Dari Sabang sampai Merauke

17 Makanan Tradisional di Indonesia: Dari Sabang sampai Merauke
info gambar utama

Makanan tradisional Indonesia mempunyai variasi yang sangat beragam. Hampir setiap daerah mempunyai minimal satu makanan khasnya masing-masing. Hal tersebut karena tiap daerah di Indonesia mempunyai selera yang berbeda-beda. Itulah yang disebut sebagai makanan tradisional Indonesia.

Makanan tradisional Indonesia bahkan sekarang sudah menjadi ikon masing-masing daerah. Tidak jarang orang berkunjung ke sebuah daerah hanya karena ingin mencoba makanannya. Maka dari itu, melansir dari laman Yahoo Berita artikel ini akan membahas tentang makanan khas Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang perlu Anda ketahui.

1. Mie Aceh (Aceh)

Fimela
info gambar

Sesuai namanya, mie ini berasal dari ujung Barat Indonesia, yaitu Aceh. Mie Aceh memiliki tekstur yang berbeda dari mie pada umumnya. Mie Aceh cukup khas dengan tekstur tebal dan juga bumbunya yang kuat. Maka dari itu, banyak orang yang mengidolakan mie Aceh ini sebagai salah satu makanan khas Indonesia yang sangat lezat.

Baca juga: 5 Makanan Khas Aceh Bercita Rasa India, Arab, dan China: Sedapnya!

2. Bika Ambon (Sumatera Utara)

makanan khas sumatera barat
info gambar

Berbeda dengan mie Aceh, bika ambon merupakan makanan yang bukan berasal dari ambon. Makanan khas Indonesia yang sangat lezat dan banyak digemari oleh orang-orang dari berbagai daerah ini merupakan makanan khas dari Medan Sumatera Utara. Bika ambon adalah makanan sejenis kue yang berwarna kuning dengan rasa yang sangat lembut dan manis.

3. Rendang (Sumatera Barat)

Makanan khas minang sulawesi barat
info gambar

Makanan tradisional Indonesia yang dikenal sebagai makanan terenak di dunia adalah rendang. Kepopuleran rendang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Makanan ini berasal dari daging sapi yang dimasak dengan santan kelapa dan bumbu rempah selama berjam-jam. Rasa dari rendang ini sangat lezat dan membuat makanan khas dari Padang ini begitu lezat dan mendunia.

4. Pempek (Sumatera Selatan)

makanan khas palembang
info gambar

Selanjutnya, makanan khas Indonesia yang juga terkenal dan hampir di jual di berbagai daerah di Indonesia adalah pempek. Pempek merupakan khas Palembang yang terbuat dari olahan ikan yang dicampur dengan sagu. Biasanya, makanan ini disajikan dengan campuran cuka yang semakin menambah cita rasa dari pempek.

5. Serabi (Jawa Barat)

makanan khas jawa barat
info gambar

Makanan tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa Barat adalah serabi. Meskipun serabi sekarang bisa ditemui di mana saja, akan tetapi, makanan ini terkenal sebagai makanan khas yang berasal dari Jawa Barat. Serabi mempunyai rasa manis dan terbuat dari tepung beras yang dipanggang. Serabi mempunyai varian rasa yang bisa dicoba dan sangat menggoda.

Baca juga: 7 Makanan Tradisional Khas Sunda yang Khas dan Wajib Dicoba

6. Gudeg (Daerah Istimewa Yogyakarta)

Fimela
info gambar

Salah satu makanan tradisional Indonesia yang juga sangat terkenal adalah gudeg. Gudeg merupakan makanan khas dari daerah Yogyakarta. Gudeg merupakan makanan yang terbuat dari sayur nangka muda yang dimasak dengan santan dengan waktu yang cukup lama. Gudeg identik dengan rasa manis, dan biasanya disajikan dengan nasi, ayam, telur, dan krecek, dan lain sebagainya.

7. Ayam Betutu (Bali)

makanan khas bali ayam betutu
info gambar

Selanjutnya, makanan khas Indonesia yang juga perlu Anda coba adalah ayam betutu. Makanan ini merupakan makanan khas yang berasal dari Bali. Ayam betutu merupakan lauk yang terbuat dari ayam atau bisa juga dengan bebek utuh yang berisi bumbu. Cara masaknya adalah dengan dipanggang. Itulah yang membuat ayam betutu memiliki cita rasa yang khas dan banyak digemari oleh orang-orang.

8. Soto Banjar (Kalimantan Selatan)

makanan kalimantan selatan
info gambar

Makanan tradisional Indonesia yang sangat khas dan menjadi favorit banyak orang selanjutnya adalah soto Banjar. Soto Banjar merupakan makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Soto ini terbuat dari kuah yang berisi daging ayam dan dicampur dengan bumbu dan rempah-rempah. Biasanya, soto ini juga disajikan dengan menggunakan perkedel kentang yang direbus.

Baca juga: 7 Makanan Khas Kalimantan Selatan yang Wajib Dicoba

9. Kerupuk Basah (Kalimantan Barat)

kerupuk basah makanan khas kalimantan barat
info gambar

Kerupuk basah bukanlah makanan kerupuk biasa yang sering Anda jumpai di tempat-tempat lain. Kerupuk basah adalah makanan khas Kalimantan Barat yang lebih mirip dengan otak-otak atau pempek. Makanan ini bisa disantap dengan atau tanpa digoreng. Untuk mendapatkan rasa yang lebih lezat, maka kerupuk basah ini biasanya dimakan dengan cocolan saus kacang.

10. Kepiting Soka (Kalimantan Utara)

makanan khas kalimantan utara
info gambar

Selanjutnya, makanan tradisional Indonesia yang lezat dan patut untuk dicoba adalah kepiting soka. Makanan ini merupakan makanan khas dari Kalimantan Utara. Kepiting soka adalah kepiting yang unik karena bisa dimakan semua bagiannya. Semua bagian dari kepiting soka ini lunak dan mudah sekali untuk dimakan.

11. Sup Ikan Jantung Pisang (Sulawesi Tengah)

makanan khas sulawesi tengah sup ikan jantung pisang
info gambar

Makanan khas Indonesia selanjutnya yang bisa Anda coba adalah sup ikan jantung pisang. Makanan tradisional Indonesia ini berasal dari daerah Sulawesi tengah. Sup ikan jantung ikan terbuat dari ikan yang kemudian diolah menjadi sebuah sup. Cita rasa makanan ini adalah pedas sekaligus segar.

Baca juga: 7 Makanan Khas Sulawesi Barat yang Otentik dan Wajib Dicoba

12. Klappertaart (Sulawesi Utara)

makanan khas manado sulawesi utara
info gambar

Kue ini adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Manado. Kue ini sangat populer dan memiliki banyak penggemar. Klappertaart terbuat dari kelapa , tepung terigu, susu, mentega, dan telur. Kue ini termasuk dalam makanan khas yang menjadi ikon dari daerah Manado, Sulawesi Utara.

13.Binte Biluhuta (Gorontalo)

makanan khas gorontalo binte biluhuta
info gambar

Makanan tradisional Indonesia selanjutnya yang wajib Anda coba adalah binte biluhuta. Makanan ini merupakan makanan khas yang berasal dari daerah Gorontalo. Binte biluhuta juga dikenal sebagai milu siram. Makanan ini terbuat dari jagung yang disiram dengan bumbu dan dicampur dengan udang, belimbing sayur, dan toping sebagai pelengkap.

14. Ayam Taliwang (Nusa Tenggara Barat)

Ayam Taliwang yang pedasnya menantang. Foto: Fimela
info gambar

Makanan khas Indonesia selanjutnya yang sangat populer adalah ayam taliwang. Makanan ini terbuat dari daging ayam yang kemudian dibakar. Tidak lupa pula diberikan bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam. Ayam taliwang biasanya disajikan dengan tambahan plecing kangkung.

15. Gohu Ikan (Maluku Utara)

makanan khas maluku
info gambar

Makanan ini memang jarang sekali terdengar di telinga. Namun, makanan khas Maluku Utara ini termasuk dalam makanan yang lezat. Gohu ikan terbuat dari ikan tuna mentah yang kemudian dicampur dengan bumbu gohu khas Maluku Utara.

16. Kue Sagu (Papua Tengah)

bagea
info gambar

Sagu adalah makanan tradisional Indonesia yang mudah ditemui di Indonesia bagian timur. Kue sagu merupakan makanan yang terbuat dari tepung sagu. Biasanya memiliki tekstur yang cukup keras akan tetapi akan melunak ketika digigit.

17. Papeda (Papua dan Maluku)

makanan khas papua papeda kuah kuning
Papeda kuah kuning yang mantap. Foto: Belanga Indonesia/Flickr

Makanan tradisional Indonesia terakhir yang perlu Anda coba adalah papeda. Papeda terbuat dari sagu dan dimasak beberapa menit. Tekstur dari papeda adalah lengket dan terlihat seperti bubur putih. Makanan khas dari tanah Papua ini biasanya juga bisa disajikan dengan ikan kuah pedas dan sayur-sayuran.

Demikian adalah makanan tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa lezat. 17 makanan di atas hanyalah sebagian dari kekayaan kuliner Indonesia yang beragam. Anda tidak boleh melewatkan untuk selalu menyantap makanan khas yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Farih Fanani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Farih Fanani.

MF
RP
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini